
Jumat, 17 April 2015 09:42:00
Tidak Ada Biaya Ganti Rugi Untuk Pelebaran Jalan di Meranti
RIAUONE.COM, SELATPANJANG, MERANTI, - Program pembangunan jalan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat. Guna mewujudkan pembangunan itu dibutuhkan dukungan semua pihak, terlebih Pemda tidak menganggarkan ganti rugi bagi pelebaran jalan.
"Untuk pembangunan jalan, khususnya program pelebaran jalan tidak dianggarkan ganti rugi atau ganti untung," kata Sabri, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan pada Bidang Bina Marga Dinas PU Kepulauan Meranti, saat Sosialisasi di Selatpanjang, kemarin.
Sebelumnya beberapa warga yang terkena dampak pelebaran Jalan Pemuda Setia dan Jalan Perumbi sempat menanyakan bantuan biaya untuk mengganti bangunan pagar rumah dan masjid, warung, jembatan beton dan tanaman yang terkena dampak dari pelebaran di dua jalan tersebut.
Menanggapi pertanyaan masyarakat, Sabri menjelaskan, untuk mengganti bangunan pagar rumah ibadah, Dinas PU Kepulauan Meranti merencanakan pembangunan kembali lewat program Bidang Cipta Karya di tahun anggaran mendatang. Sedangkan pagar rumah pribadi tidak ada aturan untuk menggantinya.
"Kalau ada tanaman, bangunan warung, pagar, jembatan beton milik pribadi dan lahan, kami tidak ada aturan dan biaya menggantinya. Namun hal ini akan saya sampaikan kepada Kepala Dinas PU dan konsultasikan ke BPK RI yang kebetulan saat ini sedang berada di Kepulauan Meranti," ujar Sabri.
Sedangkan menyangkut fasilitas gardu dan tiang listrik yang masih berada di badan jalan, lanjutnya, Dinas PU Kepulauan Meranti sudah menyurati pihak PLN Rayon Selatpanjang agar segera mengupayakan program pemindahannya.
Sabri menerangkan, proyek pembangunan base Jalan Pemuda Setia dan Jalan Perumbi termasuk dalam program jalan poros lingkar Kota Selatpanjang yang ditargetkan Pemda Kepulauan Meranti selesai sebelum Idul Fitri tahun ini.
"Jalan poros ini yang nantinya akan menghubungkan kawasan pelabuhan dorak selatpanjang ke jalan lingkar melalui jalan SMAN 3, pemuda setia, sungai niur, alahair, alai sampai ke pelabuhan roro penyeberangan di kampung balak," terangnya. (moc/*).
Share
Berita Terkait
Geger Kasus Disertasi Bahlil Lahadalia, Rektor UI Beri Sanksi Tunda Kenaikan Pangkat Promotor dan Ko-promotor
Rektor UI menunda kenaikan pangkat
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 1 Maret 2025 dan Idul Fitri pada 31 Maret 2025
Masih Geger Ipar Adalah Maut, Ini Reaksi Nisa Asli saat Tahu Sang Adik Nonton Film 'Ipar Adalah Maut'
ENTERTAIN, - Kamu sudah m
Kisah Kehidupan Manusia, Kisah Nyata Film Ipar Adalah Maut, Kisah Nyata Perselingkuhan Viral di Medsos
NASIONAL, E
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










