
Rabu, 16 November 2016 08:33:00
Tingkatkan Populasi Sapi Ternak, DPPKP Meranti Mulai Gencarkan UPSUS SIWAB
SELATPANJANG, MERANTI, ROC - Guna meningkatkan perkembangbiakan sapi ternak diwilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) mulai melaksanakan program gerakan serentak Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus SIWAB).
Kegiatan yang pertama kalinya setelah Upsus Pajale ini dimulai pada kelompok peternakan sapi di Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi, Selasa (15/11/2016).
“Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Riau, bahkan sudah se-Indonesia. Hari ini kita sudah melaksanakannya di Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi,” ungkap Kasi Pengembangan Ternak DPPKP Kepulauan Meranti, Ifwandi.
Disebutkannya, jumlah pertumbuhan sapi yang tersebar di sembilan ecamatan di Kepulauan Meranti antara lain; sapi betina produktif dari umur 2-8 tahun sebanyak 2.191 ekor. Dari jumlah itu, untuk akseptor IB berjumlah sebanyak 234 ekor, aseptor kawin alam 878 ekor, dan untuk pejantan kawin alam sebanyak 1.079 ekor.
Didampingi Sekretaris DPPKP Meranti Jaka Insita, dia juga menjelaskan program IB gratis bagi peternak sapi. Dimana, ada sebanyak 329 kelompok yang akan mendapatkan layanan suntikan pembuntingan sapi ternak.
"Saya kira program ini sebagai alternatif lain, selain dari pengadaan sapi yang tentunya membutuhkan anggaran cukup besar. Dan, selama dalam penanganan, sapi dilarang untuk dijual.
Terkait dengan masa produktif, kalau jenis sapi Bali bisa sampai 8 kali beranak. Ini sejalan pula dengan target persentase mereka, paling tidak 50 persen sapi bertambah dari jumlah yang ada di Meranti saat ini.
"Kita sangat apresiasi sekali pertumbuhan sapi di daerah kita ini. Untuk itu, sangat perlu adanya sosialisasi secara langsung ke lapangan agar masyarakat peternak mengikuti program SIWAB," tambah Ifwandi.
Kegiatan tersebut, sambung dia, akan berkelanjutan sampai ke desa-desa lainnya. Melalui program ini diharapkan produktivitas ternak sapi lebih efisien dalam rangka meningatkan perekonomian masyarakat.
Kasi Produksi Pakan Ternak (PPT) Dinas Peternakan Provinsi Riau, Syahrial, mengatakan animo masyarakat untuk berternak sapi semakin tinggi sekali.
“Kita mulai melaksanakan gerakan nasional tentang program SIWAB ini agar pertumbuhan sapinya berkala. Makanya, kami bersama rombongan DPPKP Kabupaten Meranti terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi ternak sapi yang ada di daerah ini," ungkap Syahrial.
Kedepannya, Ia pun mengharapkan perkembangan sapi di Meranti ini makin meningkat. “Kami juga akan memprogramkan pelatihan untuk kelompok tani peternak sapi se-Riau. Semoga kedepan kita bisa swasembada daging sapi,” harap Syahrial.(uzi)
Share
Berita Terkait
Komentar










