- Home
- Riau Raya
- Tinjau Pembangunan di Rangsang Pesisir, Said Hasyim Perintahkan Camat dan Kades Awasi Pengerjaan

Kamis, 03 November 2016 19:33:00
Tinjau Pembangunan di Rangsang Pesisir, Said Hasyim Perintahkan Camat dan Kades Awasi Pengerjaan
RANGSANG PESISIR, MERANTI, ROC– Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim melanjutkan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan dengan meninjau pelaksanaan proyek-proyek di wilayah Kecamatan Rangsang Pesisir, Kamis (3/11/2016).
Dia meminta penyelesaian proyek tersebut tepat waktu dan benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat.
"Jangan sampai bangunan yang dibangun ini mubazir dan hanya jadi monumen karena tidak dapat dimanfaatkan masyarakat,” tegas Said Hasyim saat meninjau bangunan yang akan difungsikan sebagai pabrik kerupuk ikan di Desa Tenggayun Raya.
Bangunan yang dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Perbatasan (BPP) Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut sudah selesai seratus persen. Bangunan itu akan difungsikan sebagai tempat usaha pembuatan kerupuk ikan oleh kelompok usaha masyarakat setempat.
Kepala BPP, Khairul Amri, menjelaskan bahwa bangunan itu diberikan kepada kelompok usaha pembuatan Kerupuk Ikan di Tenggayun Raya dan pengolahan Sirup Mangrov di Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Barat. Selain bangunan, pihaknya juga memberikan bantuan mesin pengolah.
“Mesinnya sudah ada, tinggal kita pasangkan di sini. Total anggaran bangunan dan mesin di dua lokasi ini sekitar 800 juta rupiah,” ungkap Khairul.
Selain itu, Wabup juga meninjau pengerjaan Puskesdes Tenggayun Raya dengan anggaran sekitar Rp464 juta dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau. Pembangunan Puskesdes ini sendiri sudah sampai pada pengerjaan pemasangan atap. Pihak Dinas Kesehatan optimis bisa selesai sebelum akhir tahun 2016 ini.
Sebelumnya Wabup juga sempat meninjau kondisi gedung SMPN 1 dan pembangunan 34 rumah kayu bantuan untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Sonde.
Proyek yang dibiayai APBN ini sudah berdiri dalam bentuk kerangka sebanyak 17 unit rumah. Namun, pihak rekanan mengeluhkan kesulitan membawa material kayu karena berhadapan dengan aparat penegak hukum.
Sebelum melakukan peninjauan, Wabup menggelar rapat koordinasi dengan Camat dan seluruh kades di Kantor Camat Rangsang Pesisir di Desa Sonde. Dalam rapat itu Wabup meminta laporan pengerjaan seluruh kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di desa-desa baik yang dibiayai APBD Kabupaten, APBD Provinsi, Bankeu Provinsi, APBN maupun Alokasi Dana Desa (ADD).
“Seluruh pembangunan yang menggunakan uang pemerintah harus dikaji betul-betul agar bermanfaat untuk masyarakat. Pelaksanaan juga harus tepat waktu. Camat dan kades harus mengetahui dan ikut mengawasinya,” pinta Said Hasyim.
Dalam monev ini, Wabup Said Hasyim ikut didampingi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (Adpem) Setda Eldi Saputra, Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Khairul Amri, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) H Edi M Nur, dan anggota DPRD Edi Masyhudi.
Secara umum Wabup mendapat laporan bahwa pengerjaan pembangunan yang dibiayai ADD sudah hampir selesai. Sebagian besar digunakan untuk membangun jalan dan kantor desa. (rls/uzi)










