
Jumat, 03 April 2020 16:39:00
Warga Merbau Negatif Covid-19 Dipulangkan
MERANTI, riauone.com - Warga Pelantai, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti, berstatus sebagai Pasien Dalam Pegawasan (PDP) yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, sudah dipulangkan ke rumah nya pada Kamis (2/4/2020).
Wanita paruh baya itu dinyatakan PDP, karena memiliki gejala Covid-19 setelah pulang dari ibadah umrah.
Informasi itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri SKM. Ia menyebutkan warga Pelantai ini diberangkatkan ke Dumai untuk menjalani isolasi pada 18 Maret 2020 lalu.
"Hasilnya negatif. Sore ini (kemarin, red) pulang ke rumahnya," ungkap Fahri.
Meski dinyatakan negatif Covid-19, ia tetap harus menjalani isolasi mandiri di rumahnya, dengan pemantauan petugas.
"Berarti, dua PDP Covid-19 kita hasilnya negatif. Mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat Meranti yang dinyatakan PDP dan harus menjalani isolasi di RSUD yang telah ditunjuk Pemprov Riau yakni RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dan RSUD Kota Dumai," ujarnya.
Untuk diketahui sebelumnya masyarakat Meranti yang dinyatakan PDP Covid-19 yakni seorang laki-laki dari Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur. Ia sempat diisolasi di RSUD Arifin Achmad dan dipulangkan setelah dinyatakan negatif pada 24 Maret 2020 lalu. Sementara seorang wanita dari Desa Pelantai, Kecamatan Merbau sempat diisolasi di RSUD Dumai dan saat ini juga dinyatakan negatif.
Fahri yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes itu merincikan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini meningkat menjadi 3,900 orang.
Secara rinci, penyebaran ODP diseluruh wilayah di Meranti, antara lain; Kecamatan Tebingtinggi terdapat sebanyak 289 orang, Kecamatan Tebibingtinggi Barat 538 orang, Tebingtinggi Timur 201 orang, Merbau 223 orang, Rangsang Barat 602 orang, Tasikputri Puyu 442 orang, Rangsang Pesisir 366 orang, Rangsang 776 orang, dan Kecamatan Pulau Merbau sebanyak 463 orang. (uzi)










