
Minggu, 08 Maret 2015 08:05:00
Bupati Harris Buka Temu Teknis Penyuluh KTNA Tahun 2015
RIAUONE.COM, PELALAWAN, ROC - Bupati Pelalawan HM Harris, kemarin secara resmi membuka acara temu teknis penyuluh KTNA tahun 2015 Kabupaten Pelalawan. Acara yang berlangsung khidmat di ruang rapat pembaharuan Kantor Bappeda Kabupaten Pelalawan ini diikuti puluhan petugas penyuluh lapangan (PPL) se Kabupaten Pelalawan. Dalam kegiatan terlihat Bupati tampak besemangat memberi masukan-masukan kepada para penyuluh, terhadap program pertanian yang dicanangkan, untuk menjadi Kabupaten Pelalawan swasembada pangan sesuai program yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Ir Jokowi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Danramil wilayah Kabupaten Pelalawan yakni Danramil 09 Langgam Kapten Inf E Sihotang, Danramil 04 PangkalanKuras Kapten Inf Sardinus, Danramil 03 Bunut Kapten inf Suyanto, Danramil. 15 kapten inf R sipayung beserta perwakilan Babinsa dari Koramil masing-masing, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Milyono SKM dan 80 tenaga penyuluh lapangan.
Saat sambutan didepan hadapan petugas penyuluhan lapangan, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, bahwa dengan diadakannya temu teknis ini diharapkan adanya respon yang positif bagi para penyelenggara pemberdayaan petani, kelembagaan petani dalam memecahkan permasalahan dilapangan, sehingga perogram pembangunan pertanian dalam mendukung peningkatan produktifitas pertanian dan ketahanan pangan dapat berkelanjutan. Kegiatan ini jangan hanya seremonial tetapi dapat meningkatkan kualitas dan manfaat bagi penyuluh dan
masyarakat utamanya petani itu sendiri.
"Dalam Undang-undang No. 16 Tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan (SP3K), saya tegaskan bahwa penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan adalah upaya mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya bagi masyarakat tani dan nelayan. Sehingga penyuluhan merupakan pendidikan sepanjang hidup bagi petani-nelayan dan keluarganya dalam menambah pengetahuan, meningkatkan ketrampilan serta membentuk sikap optimisme dalam meningkatkan dan mengembangkan usaha taninya," terang mantan Ketua Asosiasi DPRD Kabupaten se Indonesia.
Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kabupaten Pelalawan Raja Alkap SH MH mengatakan, dalam rangka mendukung keberhasilan program Pelalawan makmur yang dicanangkan pemerintah pusat sesuai peraturan pemerintah (PP) Presiden No. 154 tahun 2014 tentang kelembagaan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan akan ditindaklanjuti sampai ketingkat desa yanf bekerjasama dengan TNI AD yakni upaya khusus padi, jagung dan kedele (UPSUS PAJALE). Maka diperlukan penyuluh yang handal dan kapabilitas yang memadai, serta terjalinnya kerjasama yang baik dengan isntansi terkait.
"Bahwa saat ini diperlukan persamaan persepsi dan komitmen untuk saling bersinergi antara satker terkait, agar program tersebut dapat terwujud sesuai harapan kita semua. Temu teknis penyuluh KTNA se Kabupaten ini dilaksanakan juga sebagai ajang silaturahmi antar penyuluh, KTNA dan satker dilingkungan pertanian, perikanan dan kehutanan. Sehingga diharapkan momentum ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam rangka meningkatkan SDM dan wawasan penyuluh dan KTNA dalam melakukan pendampingan bagi mensukseskan program pajele serta program lainnya," paparnya.
Raja Alkap juga mengatakan, tujuan teknis penyuluhan dan KTNA se Kabupaten Pelalawan diantara lain mensinergikan program kegiatan satker lingkup pertanian, perikanan dan kehutanan tahun 2015 yang memerlukan peran penyuluh dan KTNA dalam menindaklanjuti sampai kepada pelaku utama (kelompok tani) dan pelaku usaha, meningkatkan rasa tanggung jawab penyuluh dan KTNA dalam mendukung terselenggarakan program. (dpc/roc)
Share
Berita Terkait
Persiapan dan Semangat Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI
SEJARAH, - Antusiasme masyarakat untuk menyambut
Bupati Pati dan Polemik Kenaikan PBB serta Respons Masyarakat
NASIONAL, - Pada Selasa 5/8/2025 digelar posko donasi aksi pen
Gaji Enam Orang Direksi Pertamina ini Masing-masing Tembus Rp57,3 Miliar per tahun, atau Rp4,7 Miliar per bulan Per Orang
NASIONAL, Jakarta, - PT Pertamina (Persero) tenga
Bupati Meranti dan Sejumlah Pihak di OTT KPK?
NASIONAL, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan operasi tangkap tangan atau OTT di Meranti, Riau. KPK menangkap tangan Bupati Meranti Muhammad Adi.
"Benar, tadi
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










