
Minggu, 08 Februari 2015 08:55:00
Dugaan Korupsi BBM PLN Pangkalan Kerinci, Kejari Panggil 7 Pejabat
riauonecom, Pelalawan, roc, - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Kerinci kembali memanggil tiga orang pejabat Perusahaan Listrik Negara (PLN) dari Cabang Pekanbaru. Ketiganya dimintai keterangan terkait dugaan korupsi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) PLN Rayon Pangkalan Kerinci.
Menurut Kepala Seksi Intel Kejari Pangkalan Kerinci, Deni Anteng Prakoso, kemarin, ketiga pejabat PLN Cabang Pekanbaru tersebut dipanggil dalam waktu yang berbeda sepanjang pekan ini.
"Yang kita panggil masih dari PLN Cabang Pekanbaru. Ketiganya hanya kita minta keterangan, masih sebatas itu saja," ungkap Deni.
Dijelaskan Deni, ketiga pejabat PLN tersebut hanya ditanya seputar pemakaian BBM untuk genset sepanjang bulan Juni tahun 2012 sampai tahun 2013.
"Karena PLN Pekanbaru yang membawahi PLN Rayon Pangkalan Kerinci, makanya mereka kita panggil dulu. Untuk Rayon Pangkalan Kerinci nanti pasti akan kita panggil," jelasnya.
Deni menambahkan, pihak-pihak yang telah dimintai keterangan terkait perkara di PLN Rayon Pangkalan Kerinci ini sudah tujuh orang.
"Sebelumnya, empat orang pejabat PLN Pekanbaru sudah terlebih dahulu kita mintai keterangan tentang persoalan ini," tandasnya. (dpc/rtc/roc)
Share
Berita Terkait
New iGarden K70 AI Pool Cleaner Launches in Australia: Smart Pool. Smarter Backyard.
Usai Geger Kenaikan BBM, Pertamina Jamin Pasokan Aman dan Sesuai Harga Resmi
Hiruk Pikuk Kabar Isu BBM Naik September 2026 ini menjadi Rp13.500, Benarkah?
JAKARTA - Media sosial belakangan ini
Lucu, Punya Sumur Minyak, Bengkalis Krisis BBM, Masyarkat Beli Pertamax Rp20 ribu per-Liter
Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan pada Disperindag
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










