
Sabtu, 21 Februari 2015 10:53:00
Konflik Internal RSUD Selasih, Direktur RSUD Selasih Bantah ada Gangguan Pelayanan
riauonecom, pelalawan, roc, - Menanggapi banyaknya keluhan terkait pelayan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih yang belum maksimal serta menindaklanjuti aksi demo para bidan yang menuntut kenaikan Tunjangan Kesra beberapa waktu lalu, akhirnya Senin kemarin, anggota DPRD Pelalawan Komisi 1 melakukan sidak ke rumah sakit milik Pemkab Pelalawan itu.
Dalam sidak yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Suprianto itu, tampak juga anggota DPRD lainnya yang berasal dari Komisi 1 diantaranya Faizal SE, Abdullah, Rustam Sinaga dan Baharuddin. Dalam sidak itu, anggota Komisi 1 DPRD Pelalawan langsung disambut oleh Direktur RSUD Selasih Dr Ahmad Krinen beserta jajarannya.
Dari pantauan media ini, sejumlah anggota dewan melakukan peninjauan ke ruangan-ruangan pasien dan fasilitas yang ada di rumah sakit tersebut. Beberapa anggota dewan sempat kecewa saat melihat fasilitas toilet yang ada di rumah sakit berplat merah itu, benar-benar tak terawat.
"Ini sanitasi kenapa tak terawat seperti ini? Apa masalahnya, padahal kita tak mencoret ajuan anggaran yang dibutuhkan oleh Rumah Sakit agar pelayanan pada masyarakat bisa maksimal," tegas Faizal yang begitu kecewa melihat ruangan toilet di rumah sakit tersevbut benar-benar tak terawat.
Sempat juga beberapa anggota dewan menanyakan pelayanan rumah sakit ke pasien yang tengah dirawat soal pelayanan para perawat, dokter dan semua tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit, dalam mengutamakan pelayanan ke masyarakat. Menurut politis Partai Gerindra itu, Komisi 1 senagaja melakukan sidak ke RSUD karena banyaknya keluhan yang masuk ke pihaknya.
"Apalagi Komisi 1 DPRD Pelalawan memang mitra Rumah Sakit, jadi kami tak menginginkan pelayanan RSUD selalu dipenuhi keluhan masyarakat. Kami menginginkan pelayanan RSUD benar-benar maksimal dalam melayani masyarakat, apalagi ajuan anggaran untuk Rumah Sakit tak pernah kami coret," ungkapnya.
Sementara terkait persoalan internal di tubuh RSUD Selasih, Komisi I DPRD Pelalawan mendapat kesimpulan, jika telah terjadi komunikasi yang tidak jalan antara direktur rumah sakit dengan para bidan.
"Ini berkaitan masalah komunikasi antara direktur dengan para bidan perawat. Ada komunikasi yang tidak jalan antara pimpinan dengan para bidan," terang Anggota Komisi I DPRD Pelalawan, Baharudin SH, usai melakukan sidak di RSUD Selasih.
Baharudin menegaskan untuk itu pihaknya meminta kepada Direktur RSUD Selasih, dr Ahmad Krinein agar secepatnya menyelesaikan persoalan internal di rumah sakit yang dipimpinya. Dengan kata lain, jangan gara-gara adanya komunikasi yang tak nyambung di internalnya berdampak pada pelayanan pada masyarakat.
"Karena itu, kita akan tindak lanjuti dengan melakukan hearing bersama pihak rumah sakit. Kita undang pihak management RSUD Selasih, perwakilan Bidan, Bagian Keuangan dan Bappeda," ungkapnya menyebutkan.
Ditambahkannya, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang berobat ke RSUD Selasih agar mau melaporkan ke DPRD Pelalawan dalam hal ini Komisi I, jika menemukan adanya kejanggalan dan pelayanan yang tidak sesuai terhadap pasien.
"Kita minta kepada masyarakat, kalau ada kejanggalan atau pelayanan yang tidak sesuai, bisa dilaporkan ke kita. Kita targetkan RSUD Selasih baik dengan pelayanan dan fasilitas yang maksimal," tandasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Selasih, Dr Ahmad Krinen membantah adanya gangguan pelayanan terhadap pasien di rumah sakit yang dipimpinnya. Pasalnya, selama ini pihaknya sudah maksimal memantau dokter spesialis agar benar-benar maskimal dalam melayani pasien.
Sedangkan jika persoalan internal yang terjadi drumah sakit, Krinen mengakui hal tersebut.
"Sampai sekarang belum ada laporan adanya gangguan terhadap pelayanan kita. Dengan kata lain, tidak ada penelantaran terhadap pasien yang datang ke sini, kita tetap melayani masyarakat seperti biasanya," bantah Direktur RSUD Selasih, dr Ahmad Krinein di depan sejumlah Anggota Komisi I DPRD Pelalawan saat melakukan sidak.
Disinggung soal ajuan Komisi 1 yang akan menggelar hearing terkait pelayanan serta pertsoalan internal yang terjadi rumah sakit, Dr Ahmad Krinen menyambut baik hal itu. Menurutnya, dengan adanya hearing diharapkan akan terbuka semua persoalan-persoalan internal yang terjadi dari rumah sakit.
"Kalau untuk masalah persoalan internal sehingga sampai demo kemarin, itu murni miss komunikasi saja. Tapi kami menyambut baik jika mengenai hal itu serta persoalan-persoalan lainnya di rumah sakit akan di-hearing-kan," tutupnya. (dpc/roc).
Share
Berita Terkait
Geger Kasus Disertasi Bahlil Lahadalia, Rektor UI Beri Sanksi Tunda Kenaikan Pangkat Promotor dan Ko-promotor
Rektor UI menunda kenaikan pangkat
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 1 Maret 2025 dan Idul Fitri pada 31 Maret 2025
Masih Geger Ipar Adalah Maut, Ini Reaksi Nisa Asli saat Tahu Sang Adik Nonton Film 'Ipar Adalah Maut'
ENTERTAIN, - Kamu sudah m
Kisah Kehidupan Manusia, Kisah Nyata Film Ipar Adalah Maut, Kisah Nyata Perselingkuhan Viral di Medsos
NASIONAL, E
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










