• Home
  • Riau Raya
  • Limbah PT Rapp Meluap Ke Sungai, Ribuan Ikan Sepanjang Aliran Sungai Kampar Mati
Rabu, 17 Desember 2014 06:38:00

Limbah PT Rapp Meluap Ke Sungai, Ribuan Ikan Sepanjang Aliran Sungai Kampar Mati

APRIL RAPP. (ist)
riauonecom, Pelalawan, roc, - Hujan yang mengguyur Kab Pelalawan Riau, selama satu bulan belakangan ini telah mengakibatkan banjir di Kabupaten Pelalawan dan daerah lainnya, Tidak hanya banjir. hujan terus menerus di duga juga telah mengakibatkan bak Penampungan Limpah PT Rapp meluap, akibatnya ribuan ikan sepanjangan aliran sungai Kampar mati.
 
Rabu(10/12) pagi, warga tiga desa yang tinggal di sepanjang aliran sungai Kampar yaitu Desa Sungai Ara, Desa Teluk Kandis dan Desa Tolam di kejutkan dengan pemandangan yang jarang terjadi, dimana warga tiga desa itu melihat sepanjang aliran sungai kampar di desa mereka di penuhi dengan ribuan ikan yang mati.
 
Melihat ribuan ikan itu mati, warga pun tidak menyia nyiakan kesempatan yang jarang terjadi tersebut, hampir seluruh warga desa turun kesungai Kampar untuk mengambil ribuan ikan tersebut.
 
Ribuan Ikan yang mati tersebut berjenis, ikan Selais, kajang, ikan tabungal, baung pisang, dan patin dobuk.
 
“selama tiga hari di mulai dari hari Rabu(10/12),kamis dan jum at kami di kampung ini pesta ikan, sepanjang aliran sungai Desa Tolam, Teluk Kandis dan Desa Sungai Ara di penuhi ribuan ikan mati dan setiap orang ada yang dapat ikan itu sekitar 40 kg sampai 80 kg ”. Pungkas Amir warga Desa Tolam Rabu (17/12/14).
 
“ kematian ribuan ikan di sepanjang aliran sungai kampar itu kami duga kuat berasal dari Limbah PT Rapp yang meluap setelah hujan deras beberapa hari ini “. Ujar amir.
 
Ribuan ikan mati itu berasal dari Sungai yang berada di Desa Sering dan Kelurahan Pelalawan, dimana Desa Sering itu tempat parit pembuangan air limbah PT Rapp yang telah di olah.
 
Di Jelaskan Amir,” ribuan ikan yang mati di sepanjang sungai itu berasal dari Desa Sering dan Pelalawan, dimana ikan tersebut di bawa oleh air surut arus sungai Kampar di subuh hari Rabu. Dan paginya sampai lah ikan tersebut di tiga Desa yaitu, Desa Tolam , Desa Sungai Ara dan Desa Teluk Kandis “.
 
“ kejadian ikan mati di sungai Kampar ini bukan yang pertama kali terjadi, sebelumnya juga sudah sering terjadi, biasanya ikan mati di sekitaran parit pembungan Limabah PT Rapp yang sudah di olah di Desa Sering, perhatikan saja di desa itu, kalau hari hujan deras besoknya akan kita temukan ikan mati “. Tutup Amir. (roc/jrc/net) 
Share
Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Wood Mackenzie: Europe's Power Sector Hits 80% Zero-Carbon Generation by 2030, But Misses Its Own Renewables Target

    LONDON/HOUSTON/SINGAPORE, Sept. 29, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- FOR IMMEDIATE RELEASE
  • 7 hari lalu

    Replacing decommissioned renewables will take solar and wind installations to new heights as 2.5 TW of projects reach end of life by the 2040s

    In the 2040s, accelerating decommissioning will drive solar and wind installations high
  • satu minggu lalu

    Equativ Brings ChatGPT Ads to Brands as Advertising Partner

    Equativ becomes a technology partner of ChatGPT ads, bringing full-funnel contextual an
  • 2 minggu lalu

    BDX Markets Launches Blockchain-Powered Trading Infrastructure Platform Across Asia

    Komentar
  •