
Senin, 16 Februari 2015 06:43:00
Semakin Tak Jelas, Pelelangan Kendaraan Dinas Pemkab Pelalawan Diminta Bertahap
riauonecom, Pelalawan, roc, - Sampai pertengahan Februari ini, informasi soal pelelangan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan masih belum jelas jadwalnya. Pasalnya, jumlah kendaraan dan waktu pelaksanaan lelang belum bisa dipastikan.
Padahal proses persiapan pelalangan aset milik Pemda Pelalawan itu sudah dilakukan sejak Bulan November tahun 2014 lalu. Bahkan Bagian Aset Sekretariat Daerah (Setda) Pelalawan sudah sibuk melaksanakan prosedur lelang. Namun sampai saat itu kejelasannya belum didapatkan.
"Kendaraan yang mau dilelang selalu bertambah. Jadi kita pun bingung mempersiapkan berkasnya," ujar Kepala Bagian Aset Setda Pelalawan, Harrisman, kemarin.
Harisman menjelaskan bahwa kini ada 90 lebih kendaraan yang akan dilelang dalam waktu dekat. Diantaranya 40 lebih kendaraan roda empat dan selebihnya roda dua. Namun untuk jumlah pastinya, lagi-lagi Harrisman belum bisa memastikan. Sebab pihaknya akan melakukan koreksi kembali kendaraan yang layak atau tidak untuk ditenderkan.
Untuk harga dan nilai masing-masing kendaraan, sudah diputuskan oleh Kantor Lelang Negara (KLN). Dengan memilih harga terendah dipasaran terhadap barang yang akan dilelang. Hal itu diputuskan berdasarkan nilai susut dan jumlah peminat pada saat tender.
"Sekarang kita sudah menyerahkan Surat Keputusan (SK) penetapannya kepada pak bupati. Jika sudah diteken, lelang langsung kita mulai. Tapi yang jadi masalah sekarang, mobil dan motor akan bertambah lagi," tandasnya.
Ketua Fraksi PAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Nazaruddin Arnazh, menyatakan jika Pemda terlalu plin-plan dalam melaksanakan pelelangan aset daerah itu. Sebenarnya tidak perlu menunggu lama, jika panitia serius melakukannya. Apalagi informasi lelang kendaraan sudah berhembus sejak empat bulan lalu, tapi tak juga dilaksanakan.
"Jika keluhannya kendaraan bertambah terus, sampai kapan ditunggunya. Karena setiap bulan memang bertambah aset yang tidak layak pakai," kata Nazaruddin Arnazh.
Politisi PAN ini menegaskan, solusinya hanya sederhana saja. Panitia melakukan lelang secara bertahap sesuai dengan kendaraan yang terlebih dahulu dinilai harganya. Sehingga kendaraan yang bertambah belakangan, tidak mempengaruhi proses lelang. Selain itu lebih cepat tender, akan semakin baik untuk menambah pendapatan daerah. (dpc/*).
Share
Berita Terkait
Bukti Kendaraan Listrik Rawan Korsleting/terbakar? Mobil Box Bermuatan Sepeda Listrik Terbakar di Tol Pekanbaru-Dumai
RIAU, PEKANBARU - Mobil box terbakar di Jalan Tol Permai, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Sabtu (4/11) sekitar pukul 9.00 WIB. Posisinya mobil box ini terbak
[Foto] Pulau Matak, Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau
Pulau Matak, Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.
source Sosial Media Nesdi Rozanda
Main Kabel Kotak Gardu yang Terbuka, Bocah 6 Tahun Tewas Tersengat Listrik
NASIONAL, - Sungguh malang nasib bocah 6 tahun Wapian Izoma. Warga Dusun Montong Wasi, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur yang harus merenggang nyawa lantaran memegang gardu listr
Polsek Ujungbatu Gelar Doa Bersama Jelang Pelaksanaan Pilkades Serentak
Rokan Hulu, RiauOne.Com - Demi mendukung suksesnya perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak khususnya yang di wilayah Kecamatan Ujungbatu, Polsek Ujungbatu menggelar
Komentar










