
Jumat, 27 Maret 2015 07:23:00
Soal Kasus Anak di Pelalawan, Kompolnas Desak Kapolda Profesional
RIAUONE.COM, PEKANBARU, ROC, - Kompolnas menilai tindakan kepolisian daerah (Polda) Riau sangat tidak profesional jika menahan bocah yang diduga melakukan pencurian di Pelalawan yang disertai dugaan pengancaman. Untuk itu, Kompolnas langsung melakukan koordinasi dengan Kapolda Riau.
Komisioner Kompolnas, Irjen Purnawirawan Logan Siagian menyatakan bahwa jika benar terjadi, maka ia menilai sang oknum petugas telah menyalahi standar operasional kepolisian.
"Koruptor saja diremisi. Ini bocah yang masih diduga mencuri sudah seperti itu penanganan kepolisian," berang Logan Siagian.
Apapun alasannya, sambungnya, perbuatan anak-anak adalah berlandaskan pada kenakalan. Ini jelas berbeda dengan pelaku kejahatan pada umumnya. Maka penting bila penaganan terhadap mereka harus berbeda.
Dirinya, ungkap Logan, telah melakukan klarifikasi dengan Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan, selaku Kapolda Riau. Isinya, meminta Kapolda melakukan penekanan, khususnya dalam upaya penindakan. (*).
Share
Berita Terkait
From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System
THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki
Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine
ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%
Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










