
Senin, 20 Juni 2016 22:23:00
Gubri Resmikan Jembatan Pedamaran I dan II, Suyatno Minta Dukungan Sinaboi-DumaI
BAGANSIAPIAPI, ROHIL, – Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman meresmikan beroperasinya Jembatan Pedamaran I dan II.
Peresmian jembatan yang dibanun semenjak tahun 2016-2012 tersebut dilakukan bersamaan dengan pelepasan balon dan pengguntingan pita oleh Bupati Rokan Hilir, Suyatno disaksikan Gubernur Riau, Arsyad Julianmdi Rachman.
Bupati Rohil H Suyatno menyambut kedatangan Gubenur Riau Andi Rahman untuk meresmikan jembatan pedamaran 1 dan pedamaran 2 yang didampingi oleh Plt Sekda Surya Arfan ,seluruh Asisten Pemkab Rohil yang dihadiri seluruh kepala dinas Rohil.
Dalam sambutannya, H Suyatno mengatakan Jembatan Pedamaran 1 dan 2 ini telah di buat dari tahun 2006 sampai 2012 dan kini terwujud sudah keinginan Kabupaten Rokan hilir. Dengan diresmikanya Jembatan Pedamaran 1 dan 2 ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat yang ada di kecamatan lain, sebagai jalur alternatif darat.
Adapun harapan yang di sampaikan dalam pidato Bupati Rokan Hilir H Suyatno ke pada Gubernur Riau Andi Rahman yaitu dibuatnya jalan alternatif antara Sinaboi menuju Dumai,dimana sekarang ini masyarakat harus menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam untuk dapat ke Dumai.
Namun dengan nantinya bila terwujud dapat membuat jalan internatif Sinaboi – Dumai bisa ditempuh hanya dalam waktu satu jam saja. (rsc/roc).
Share
Berita Terkait
World's First Commercial Multimodal LLM for Cultural Tourism Enters Broad Application
Autheo Introduces the Internet Operating System: A Decentralized Coordination Layer for the Web, Blockchain, and AI
Five years in the making, Autheo is launching its decentralized operating sy
Hainan FTP marks 6-month milestone of special customs operations, signs deals during Hong Kong visit
Bitget Launches Third Year of Anti-Scam Month with New Report on Multi-Asset Fraud
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










