
Kamis, 17 September 2015 14:14:00
Kabut Asap, Kadisdik Rohil Intruksikan UPTD Mengatur Libur Sekolah
RIAUONE.COM, ROHIL, ROC, - Pasca hujan dan angin kencang, Senin (14/9) malam lalu kabut asap tebal yang menyelimuti Wilayah Rohil sempat hilang, namun pada Rabu (16/9), kabut asap kembali menyelimuti wilayah Rokan Hilir (Rohil) khususnya di Kecamatan Bangko.
Melihat kondisi ini, Kadisdik Rohil H Amiruddin menginstruksikan kepada UPTD yang mengatur tentang libur sekolah. "Kalau libur asapnya membahayakan,liburkan sekolah. Tapi begitu kabut asap tidak berbahaya, anak-anak kembali langsung masuk sekolah lagi. Tergantung situasi dan kondisi. Dan itu tidak serentak seluruh Kecamatan sebab ada kecamatan yang terkena asap ada yang tidak," ujar Kadisdik H Amiruddin di Bagansiapiapi, belum lama ini.
Terkait Rabu kemarin, wilayah Rohil kembali diselimuti asap, Kadisdik mengaku tidak ada menerima laporan dari UPTD. Namun kata H Amiruddin, kebijakan itu ditempuh karena situasi sudah tidak kondusif untuk dilaksanakannya proses belajar mengajar.
"Kami mengintruksikan kepada UPTD-UPTD Dinas Pendidkan yang berada di Kabupaten Rohil. Kalau asap begitu tebal dan membahayakan kesehatan anak-anak, sekolah boleh diliburkan," ulangnya lagi.
Seminggu yang lalu, sambungnya, pihaknya telah mengintruksikan kepada UPTD yang berada di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan dan Tanah Putih Sedinginan serta sekitarnya agar meliburkan siswa/siswa sekolah akibat asap di daerah itu begitu tebal, sehingga bisa mengancam kesehatan anak-anak.
Dikatakannya, khusus untuk Kecamatan Bangko, sekolah-sekolah telah diliburkan pada hari Senin (14/9), akibat asap begitu tebal. Jika hari Senin ini kondisi asap masih tebal dan berbahaya maka tetap diliburkan. Tapi jika kondisi asap pada hari Senin ini kondisi asap sudah hilang, maka anak-anak harus ke sekolah," kata Amiruddin.
Seperti diintruksikan oleh Bapak Bupati Rohil, jelas H Amirudin, pihaknya diminta untuk terus memantau dan berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama dalam memantau perkembangan kabut asap.
Jika kondisi asap ini masih parah sampai besok pagi, tentu untuk SLTP dan SLTA harus tetap diliburkan," ucapnya.
Amirudin juga meminta kepada siswa sekolah, jika tidak ada hal-hal mendesak agar tidak beraktifitas di luar rumah. Terlebih bagi anak-anak usia balita maupun sekolah, agar tetap berada di dalam rumah. Karena hakekat dan tujuan meliburkan sekolah, agar para siswa tidak beraktivitas di luar rumah. (adv/hms/pnc).
Share
Komentar










