- Home
- Riau Raya
- Terhambat Sertifikat, Pembangunan Pelabuhan Laut Bertaraf Internasional di Rohil Tak Dilanjutkan

Senin, 03 Agustus 2015 07:23:00
Terhambat Sertifikat, Pembangunan Pelabuhan Laut Bertaraf Internasional di Rohil Tak Dilanjutkan
RIAUONE.COM, ROHIL, ROC, - Pembangunan pelabuhan bertaraf internasional di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, sudah mencapai lima puluh persen, namun karena kendala Sertifikat tanah yang tidak kunjung diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil, akhirnya pembangunan pelabuhan terhenti dan tidak dapat dilanjutkan.
"Pembangunan pelabuhan bertaraf internasilonal ini tidak bisa dilanjutkan karena terkendala sertifikat lahan yang belum diterbitkan oleh BPN Rohil, jadi tidak bisa dilanjutkan," ungkap Kepala Sahbandar Bagansiapiapi, Mapeati, kepada wartawan baru-baru ini di Bagansiapiapi.
Menurut Mapeati, tahap pembangunan pelabuhan ini sudah mencapai lima puluh persen, bahkan tidak tanggung-tanggung pelabuhan bertaraf internasional ini rencananya akan diserahkan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Rohil.
Hal itu sebagai upaya menunjang laju pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir, khususnya di Bagansiapiapi. "Kalau Sertifikat sudah terbit kemarin, mungkin pada tahun ini sudah selesai pembangunanya," ujarnya.
Namun Mapeati sangat menyayangkan pihak BPN Rohil yang tidak mau menjelaskan secara rinci mengenai sulitnya penerbitan surat sertifikat,
Kalau BPN menemui ada kendala-kendala yang lain di lapangan, Mapeati minta agar pihaknya diberitahu agar pihaknya bisa melengkapi berkas pendukung dan yang lainnya.
Mapeati menambahkan, pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten Rohil sudah menyetujui pembangunan pelabuhan bertaraf internasional di Kabupaten Rohil yang dana pembangunannya dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Namun karena terkendala sertifikat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Komisi V tidak dapat menyetujui kelanjutan pembangunannya.
"Kendalanya sertifikat, sehingga anggota DPR-RI dari komisi V tidak setuju pembangunan pelabuhan dilanjutkan apabila sertifikatnya belum diterbitkan oleh pihak BPN," pungkas Mapeati. (adv/hm/pnc).
Share
Berita Terkait
Vinhomes Green Paradise Launches Global Smart City Certification Project
Vinhomes Green Paradise menghadirkan koleksi fasilitas kelas dunia yang luar biasa, menetapkan standar hidup baru untuk pengembangan perkotaan yang siap menghadapi masa depan. *
Ada-ada Saja, Muncul Isu Menteri Pariwisata Minta Air Galon Untuk Mandi
NASIONAL, - Tengah geger di sosial
Berita Polda DIY Tangkap Lima Orang yang Diduga Rugikan Bandar Judi Online Geger, Netizen: Berarti Bandar Judi yang Lapor?
NASIONAL, - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta
Hasil Piala AFF Wanita 2025: Timnas Putri Indonesia Akui Keunggulan Thailand di Laga Pembuka
BOLLA, Haiphong, Vietnam - Tim Nasional (Timnas)
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










