Minggu, 19 Januari 2014 12:24:00
Film PKI Masuk Nominasi Oscar 2014?, Wuihh
riauone.com, Jakarta - Academy of Motion Picture Arts and Sciences—biasa disingkat AMPAS—telah mengumumkan nomine-nomine untuk dua puluh empat kategori pada Oscar 2014 pada Kamis (16/1) malam lalu di Los Angeles, AS. Salah satu film yang masuk adalah The Act of Killing untuk kategori Film Dokumenter Terbaik.
Film ini berkonsentrasi terhadap kekejaman yang terjadi di Indonesia, khususnya di Medan, terkait pembunuhan lebih dari 1 juta orang yang dituduh terlibat sebagai anggota Partai Komunis Indonesia, kaum intelektual hingga etnis Tionghoa pada medio 1965 hingga 1966.
The Act of Killing bertutur melalui sekumpulan kisah yang dibeberkan oleh Anwar Congo dan kawan-kawannya selaku mantan prajurit pembunuh yang meringankan tugas tentara dalam memburu target mereka. Kisah-kisah tersebut disajikan dengan gaya reka ulang—lengkap dengan segala alat bantu syuting—di mana Anwar bertindak sebagai sutradara bagi kawannya.
Ada lima nomine pada Film Dokumenter Terbaik. Selain The Act of Killing, terdapat pula Cutie and the Boxer, Dirty Wars, The Square, dan 20 Feet from Stardom. Patut digarisbawahi bahwa ini adalah nomine Oscar pertama Joshua Oppenheimer selaku sutradara The Act of Killing.
Melalui akun Twitter resminya, perwakilan dari film berkicau: “Selamat untuk seluruh nomine kategori Film Dokumenter Terbaik. Merupakan kebanggaan untuk bisa bersanding dengan film-film tersebut.”
The Act of Killing diproduksi secara kolaboratif oleh penggiat film Denmark, Inggris dan Norwegia. Yang lebih menarik lagi, ada dua sutradara terhormat yang menjabat sebagai eksekutif produser pada film ini: Werner Herzog dan Errol Morris.
Bagi penduduk Indonesia yang ingin mendapatkan film ini dapat mengunduhnya secara gratis melalui situs resmi ActOfKilling.com. Para penggarap The Act of Killing menyediakan film ini secara cuma-cuma hanya di Indonesia mulai 30 September 2013 lalu, bertepatan dengan peringatan G-30S/PKI.
“Sejarah genosida 1965 adalah sejarah Anda. Oleh karena itulah kami memberikan film Jagal/The Act of Killing kepada Anda pada 30 September, sebuah peringatan tentang dimulainya sebuah peristiwa keji terhadap jutaan orang Indonesia,” ujar Joshua pada sebuah pernyataan resmi ketika itu.
Ia melanjutkan, “Kami ingin Anda memutarnya, mendiskusikannya, menyebarluaskannya kepada teman-teman di seluruh penjuru Nusantara. Saya membuat film ini bersama lebih dari 60 anonim, kru berkebangsaan Indonesia yang, seperti Anda semua, ingin mengetahui kebeneran dalam sejarah, dan untuk memahami bagaimana impunitas atas kekejaman di masa lampau menyangga rezim korupsi, premanisme dan teror hari ini.”
Secara keseluruhan, film yang mendapat nominasi Oscar paling banyak pada tahun ini adalah American Hustle arahan David O. Russell dan Gravity karya Alfonso Cuaron dengan sepuluh nominasi, termasuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik.
Oscar 2014 akan diselenggarakan pada 2 Maret 2014 mendatang di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles. Penyelenggaraan ke-86 anugerah film terpopuler di dunia ini akan dipandu oleh komedian Ellen DeGeneres.
(RS/roc)
Share
Berita Terkait
Callio Therapeutics Appoints Chris Hassig, PhD, as Chief Scientific Officer
Industry veteran brings more than two decades of oncology drug discovery leadership to
SoftServe Appoints Andriy Stytsyuk as Chief Executive Officer, Effective Oct. 1, 2026
Leadership transition positions SoftServe for continued growth and accelerated leadership in AI and digital transformation
University of Technology Sydney (UTS) ranks in global top 20 for AI and nursing
UTS places 10th globally in nursing and 18th in artificial intelligence, with 16 subjec
*Innovate to Benefit Society: Clarivate validates PolyU's research excellence- .........
*Innovate to Benefit Society: Clarivate validates PolyU's research excellence-achi
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










