- Home
- Kilas Global
- 29,45 Ton Bawang Merah eks Impor Dimusnahkan
Rabu, 29 Juli 2015 23:24:00
29,45 Ton Bawang Merah eks Impor Dimusnahkan
RIAUONE.COM, PEKANBARU, RIAU, ROC, - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Riau dan Sumatera Barat melaksanakan pemusnahan barang bukti berupa 29,45 ton bawang merah eks impor, Rabu (29/7/2015).
Dalam rilisnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai Riau dan Sumatera Barat (Sumbar) Robi Toni mengatakan, bawang merah eks impor tersebut merupakan hasil penindakan Tim Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Siak Sri Indrapura pada 2 Juli 2015 pukul 06.30 WIB.
Barang bukti yang diamankan, ujar Robi, sebanyak 4 truk Colt Diesel yang berisi 3.100 bags bawang merah eks impor dengan total muatan 29,45 ton yang dilakukan menggunakan modus pembongkaran barang impor di luar kawasan pabean atau tempat lain tanpa izin kepala kantor pabean.
Pengangkutan bawang merah eks impor tersebut diduga melanggar tindak pidana kepabeanan pasal 102 huruf (b), yaitu “membongkar barang impor di luar kawasan pabean atau tempat lain tanpa izin kepala kantor pabean” dan/atau “ menimbun, menyimpan, memiliki,membeli, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang impor yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana dapat dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun dan pidana penjara paling lama 8 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp100.000.000 dan paling banyak Rp5.000.000.000, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 huruf (d) dan/atau mengangkut barang yang berasal dari tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 102, Pasal 102A, Pasal 102B, sebagaimana dimaksud dalam pasal 104 huruf (a) Undang-Undang no 10 tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan”.
Terhadap penindakan bawang eks impor ini, jajaran Kanwil DJBC Riau dan Sumbar telah melakukan tindak lanjut menerbitkan Surat Bukti Penindakan (SBP), melakukan pencacahan terhadap barang hasil penindakan, melakukan penyegelan dan terhadap sarana pengangkut (4 truk Colt Diesel) dan muatannya (bawang merah eks impor), telah diterbitkan Surat Perintah Tugas Penyidikan (SPTP), melakukan pemeriksaan saksi-saksi (supir truk, pemilik dermaga, dan petugas tally bongkar bawang). "Saat ini dalam proses penyidikan," tutupnya. (*).
Share
Berita Terkait
Platform Penyimpanan Energi Kingdom yang Didukung oleh Stonepeak Menandatangani Fasilitas Pembiayaan Proyek Pertama
SINGAPURA, April 07, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Kingdom, platform sistem pe
Man Utd vs Everton, MU berhasil mengangkat trofi Premier League Summer Series di Atlanta AS
DUNIA, BOLLA, - Manchester United (MU) berhasil mengangkat trofi Premier League Summer Series di Atlanta, AS, laga Manchester United vs Everton berlangsung seru, alhas
Gaji Enam Orang Direksi Pertamina ini Masing-masing Tembus Rp57,3 Miliar per tahun, atau Rp4,7 Miliar per bulan Per Orang
NASIONAL, Jakarta, - PT Pertamina (Persero) tenga
Bertahun-tahun Impor, Licik Impor Beras dan Gula, Padahal di Indonesia Punya Tebu dan Sawah
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










