- Home
- Kilas Global
- Ratusan WNI di Nunukan Miliki KTP Malaysia, di Riau Juga ada?
Minggu, 22 Januari 2017 09:47:00
Ratusan WNI di Nunukan Miliki KTP Malaysia, di Riau Juga ada?
NUSANTARA, – 70 persen warga di Desa Kalambuku, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, tak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia. Padahal, mereka merupakan warga negara Indonesia (WNI).
Bukan tanpa sebab, mereka tak memiliki KTP karena masih sulitnya jalan yang harus dilalui untuk memperoleh KTP. Bahkan, Kepala Desa Kalambuku Pelipus menyebutkan bahwa tak tersedianya blanko KTP makin menyulitkan warganya.
Meski perekaman e-KTP telah mencapai 95 persen, hanya 30 persen warganya yang memiliki KTP.
“Warga saya 199 jiwa. Perekaman e-KTP sudah 95 persen, tapi baru 30 persen yang ber-KTP,” terang Pelipus, Sabtu (20/1/2017), dilansir tribunnews.com.
Bukan hanya ketiadaan blanko KTP, warga Desa Kalambuku juga kesulitan untuk menjangkau kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang terletak di Kabupaten Nunukan karena terkendala biaya.
Mahalnya ongkos transportasi dari Kalambuku ke Nunukan, menyebabkan warga desa enggan mengambil KTP mereka di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
“Kesulitan warga kan karena biaya transportasi yang mahal karena jauh. Kondisinya masih sama meski sempat diberitakan kemarin,” ungkap Pelipus.
Karena kesulitan-kesulitan ini, tak sedikit warga Desa Kalambuku yang masih memiliki Identity Card (IC) atau KTP Malaysia.
Terlebih lagi, hingga kini pemerintah Malaysia masih terus mengucurkan beragam subsidi untuk warga perbatasan yang memiliki IC.
Pelipus menuturkan bahwa 70 persen warganya yang tak memiliki KTP Indonesia, justru mempunyai IC. Ini artinya, ratusan warga Desa Kalambuku memiliki KTP Malaysia.
“Masih banyak yang pegang IC karena mereka masih mendapat tunjangan kesehatan, pendidikan, dan tunjangan untuk janda,” terang Pelipus.
Kondisi dan kenyataan ini sangat miris memang, tak sedikit saudara setanah air yang memilih untuk pindah kewarganegaraan karena merasa tak mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. (*).
Share
Berita Terkait
*Innovate to Benefit Society: Clarivate validates PolyU's research excellence- .........
*Innovate to Benefit Society: Clarivate validates PolyU's research excellence-achi
Presiden Prabowo Resmi Lantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga
NASIONAL, - Pada hari Rabu, 17 September 2025, Pr
Berikut Beberapa Tips untuk Menggunakan Microsoft Excel secara efektif
TEKNO, - Microsoft Excel adalah alat yang sangat
Bayern Munich Hancurkan Tottenham 4-0 di Telekom Cup: Kane Bobol Gawang Mantan, Kompany Puas namun Tetap Waspada
BOLLA, -
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










