- Home
- Kilas Global
- Guru Honorer Mogok Mengajar Protes Ketentuan Syarat Batas Usia Seleksi CPNS
Kamis, 20 September 2018 07:59:00
Guru Honorer Mogok Mengajar Protes Ketentuan Syarat Batas Usia Seleksi CPNS
NASIONAL, -- Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih meminta pemerintah segera merespons dan berkomunikasi dengan para guru honorer. Itu setelah meluasnya demo mengajar yang dilakukan guru honorer di beberapa daerah karena menolak ketentuan syarat batas usia mengikuti seleksi CPNS.
"Pemerintah harus segera merespons dan berkomunikasi dengan mereka untuk menjaga keberlangsungan pelayanan pendidikan yang mengandalkan banyak tenaga honorer," ujar Fikri kepada wartawan, Rabu (19/9).
Fikri mengatakan, persoalan tenaga honorer, khususnya K2, sebetulnya sudah dicarikan solusinya saat rapat gabungan pemerintah dengan DPR beberapa waktu lalu.
Ia mengungkap, kesimpulannya 458 ribu honorer K2 akan segera dicarikan solusinya dan DPR meminta agar tuntutan tenaga honorer tersebut dipenuhi pemerintah karena sudah pernah dijanjikan untuk jadi PNS seluruhnya.
"Hanya dengan pertimbangan sebagian dari mereka pada waktu sebelumnya sudah pernah diangkat PNS tanpa tes, data mereka juga dinamis dan pertimbangan kemampuan keuangan pemerintah yang terbatas, maka skema penyelesaiannya menjadi tiga," kata Fikri.
Pertama, kata Firki, bagi tenaga honorer yang memenuhi syarat perundangan yang ada, maka akan masuk seleksi CPNS. Kedua, bila tidak memenuhi syarat dan atau tidak lolos seleksi CPNS, maka akan diseleksi menjadi pekerja pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K).
Ketiga, bila tidak lolos dua skema di atas, akan diangkat menjadi tenaga dengan honor atau gaji sesuai UMK. Namun, terkait aturan tersebut, Fikri menilai pemerintah kurang menyosialisasikan kepada para tenaga honorer.
"Pemerintah terkesan tidak responsif dengan tuntutan mereka, tenaga honorer, sehingga wajar bila mereka mogok. Mereka sudah beberapa kali demo tidak hanya di daerah, namun juga sampai ke Senayan, Jakarta," kata politikus PKS tersebut.
Sebelumnya, aksi demonstrasi guru honorer sekaligus mogok mengajar guru honorer meluas di sejumlah daerah. Mereka akan melakukan mogok mengajar sampai tuntutan para guru honorer dikabulkan. Para guru menolak keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang mensyaratkan ketentuan usia bagi para guru honorer yang akan mengikuti seleksi CPNS. (rep/*).
Share
Berita Terkait
Tokenized Equities Surge 140% in 2026 as New DeFiLlama Research Maps the Market
VICTORIA, Seychelles, Aug. 05, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Bitget, the world's larges
Danantara Reopens DPT Registration to Accelerate Waste-to-Energy Project Development in Indonesia
JAKARTA, Indonesia, Aug. 05, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Indonesia's waste-to-energy
Sun Hung Kai Properties Hong Kong Cyclothon Returns on 11 October
STAR Systems Powers India's Growing Multi-Lane Free Flow Network
SINGAPORE, Aug. 04, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- STAR Systems International, a global leader in tolling and vehicle identification technology, is proud to support the successful lau
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










