Jumat, 08 September 2017 20:47:00
LSM PENJARA Pertanyakan Penggunaan Dana Bansos IDI Rohul Tahun 2015
Surya Patrianto
RIAUONE.COM, PASIRPANGARAIAN- LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (PENJARA) mempertanyakan dana Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2015 yang diterima Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang LSM PENJARA Rohul Sudirman mengungkapkan dari informasi diterima, dana Bansos diterima IDI Cabang Rohul dari Pemkab Rohul pada 2015 sekira Rp225 juta.
Namun, kata Sudirman, pada laporan pertanggungjawaban (LPJ) pihak IDI Cabang Rohul, total dana Bansos 2015 yang terpakai sekira Rp148.388.000, tersisa atau saldo sekira Rp1.612.000.
"Dari informasi yang kita diterima, dana Bansos untuk IDI Rokan Hulu (Rohul) sebesar Rp225 juta. Sementara di LPJ kenapa total dana hanya Rp150 juta. Selisih Rp75 juta itu yang kita pertanyakan," kata Sudirman kepada wartawan, Jumat (8/9/17).
Sudirman juga mempertanyakan mengapa LPJ IDI Rohul yang diterima pengurus IDI Cabang Rohul yang baru juga tanpa dilengkapi foto copy kwitansi penggunaan anggaran dan pendukung lainnya, sesuai aturan LPJ yang berlaku.
Padahal, menurut Sudirman, ada beberapa item yang juga perlu dipertanyakan, seperti besaran sewa kantor IDI Kabupaten Rohul, termasuk renovasi dan cat kantor, serta mobiler.
Ketua IDI Cabang Rohul Dr. H. Zuldi Afki mengaku soal besaran dana Bansos 2015 dirinya tidak tahu persis. Namun, berdasarkan LPJ, total dana Bansos yang diterima hanya Rp150 juta.
Zuldi mengaku tidak tahu banyak, sebab dirinya baru menjabat sebagai Ketua IDI Cabang Rohul dan baru dilantik 9 Februari 2017 lalu.
"Kita kan menerima laporan saja pengurus baru. Coba konfirmasi ke pengurus lama," saran Zuldi.
Sementara, mantan Ketua IDI Cabang Rohul Dr.Faisal, dikonfirmasi wartawan mengakui dana Bansos 2015 memang Rp225 juta, namun ada kesalahan di LPJ.
Ketika ditanya oleh wartawan riauone.com melalui sambungan seluler soal sewa rumah toko untuk Kantor IDI Rohul pada tahun 2015 sebesar Rp21 juta dan dimana lokasi kantor sebelumnya, Faisal mengatakan dirinya akan menjelaskan secara detail Senin (11/9/17) depan.(Sur)
Share
Berita Terkait
Usai Geger Kasus Korupsi Pertamina Rp193 Triliun, Kini Giliran PLN diterpa Isu Korupsi Nilai-nya Rp1,2 Triliun
NASIONAL, - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortast
Maha Dahsyat Korupsi Timah di PT Timah, Mahfud Pernah Sebut Jika Diberantas Tiap Orang Dapat Rp20 Juta Sebulan
Kompol Andi Cakra Putra Pimpin Langsung Patroli Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Rokan Hulu, RiauOne.Com - Kapolsek Ujungbatu, Polres Rokan Hulu, Komisaris Polisi (Kompol) Andi Cak
Polisi Sahabat Anak, Polsek Kunto Darussalam Sambangi TK Al Islam Desa Bukit Intan Makmur
Rokan Hulu, RiauOne.Com - Guna untuk menumbuhkan kesadaran serta kedisiplinan sejak usia dini, BKO Lantas Polsek Kunto Darussalam, Polres Rokan Hulu melaksanakan kegiatan yang d
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified







