• Home
  • Jambi
  • MUI Kota Jambi Meminta Dukungan Dana Oleh Pemerintah Kota Jambi
Selasa, 22 Desember 2015 16:16:00

MUI Kota Jambi Meminta Dukungan Dana Oleh Pemerintah Kota Jambi

Asisten I Kota Jambi membuka Musda IX MUI Kota Jambi
RIAUONE.COM, JAMBI, ROC, - Musyawarah daerah ke- IX  majelis ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi dibuka oleh
Asisiten I bidang pemerintahan, Muklis Selasa (22/12) turut mendampingi  Tarmizi, Ketua MUI Kota Jambi, Kakandepag Kota Jambi, Ikbal aula MUI Provinsi Jambi.
 
Dikatakan oleh Muklis, MUI merupakan mitra pemerintah baik pusat maupun daerah yang berkontribusi dalam mengawasi baik itu produk makanan mempunyai sertifikat halal maupun bidang ke agamaan.
 
"MUI Kota Jambi dalam musda ke-9 ini merupakan program yang tertinggi dalam berorganisasi untuk memilih ketua serta program ke depannya,"terangnya.
 
MUI Kota Jambi, disinggung soal dananya, masih minim dimana tahun lalu pemkot jambi membantu hanya 150 juta sesuai program kerjanya dan memberikan bantuan 1 unit mobil.
 
Tahun ke depan 2016, pemkot menganggarkan menjadi 250 juta untuk program dan kinerja MUI Kota Jambi.
 
"Sudah menginstruksikan kepada bagian kesra untuk mengawal akan dana kinerja MUI Kota Jambi di dewan jangan berkurang kalau bisa ditambahkan,"jelasnya.
 
Kota Jambi merupakan pusat perdagangan dan  jasa ini tidak terkait akan pengawasan dari MUI itu sendiri, termasuk di daerah kabupaten, dan juga akan mencari tempat bagi MUI Kota Jambi bekerja.
 
"Selama ini masih menumpang di MUI Provinsi Jambi, walaupun ruangannya banyak pasti untuk bekerja masih sungkan karena bukan rumah sendiri, kalau rumah sendiri bisa di gunakan,"paparnya.
 
Tarmizi, Ketua Umum Kota Jambi, MUI Kota Jambi agat diperhatikan oleh walikota jambi dikarenakan untuk bekerja masih perlunya dana besar.
 
"Kota Jambi sebagai pusat perdagangan dan jasa disampaikan oleh Asisten I, maka pantauan akan makanan yang halal atau tidak harus diberitahukan ke masyarakat luas,"ujarnya.
 
Karena, untuk MUI Kota Jambi itu sendiri mempunyai anggotanya dari beberapa kecamatan, dan juga belum mempunyai kantor sendiri, apalagi soal dana masih minim untuk kegiatan.
 
"Laboratorium tidak punya, gedung masih menumpang ama MUI Provinsi, jadi MUI kota Jambi harus menjadi pusat perhatian oleh Walikota Jambi,"tegasnya. (inr).
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2022 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.