• Home
  • Kepri
  • DPMPTSP Tanjungpinang Lakukan Inovasi Aplikasi Sistem Elektronik untuk Pembayaran Retribusi IMB
Jumat, 16 Oktober 2020 09:34:00

DPMPTSP Tanjungpinang Lakukan Inovasi Aplikasi Sistem Elektronik untuk Pembayaran Retribusi IMB

KEPRI, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan Inovasi Aplikasi Sistem Elektronik E-signature Tanjungpinang (SEKEJAP) dan QRIS untuk pembayaran retribusi IMB.

Kegiatan Launching SEKEJAP dan QRIS dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an dan diresmikan secara langsung oleh Walikota Tanjungpinang, Rahma di Kantor Walikota Tanjungpinang, Kamis(15/10) sore.

“Bersama-sama kita menyaksikan satu pengembangan pelayanan dengan pemanfaatan teknologi yaitu SEKEJAP dan QRIS,” kata Rahma.

Rahma menekankan kepada Kepala DPMPTSP dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), baik yang sudah menerapkam tanda tangan elektronik (E-Signature) maupun belum, harus tetap memperhatikan aspek hukum untuk sahnya suatu dokumen.

“Harus tetap memperhatikan aspek hukum tentang sahnya dokumen sebagai alat bukti yang telah diterbitkan,” ujarnya.

Rahma berharap melalui sistem kerja seperti ini memberikan dampak kemudahan komunikasi dan portofolio kerja dan masyarakat dapat menghemat waktu untuk melakukan pelayanan.

“Tidak ada lagi alasan izin belum bisa di terbitkan karena kepala dinas tidak berada ditempat,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muhammad Iksan mengatakan tujuan sistem E-signature tanJungPinang (SEKEJAP) dan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) ini bertujuan untuk memberikan kemudahan yang diperoleh seperti dalam mengakses dokumen, menghemat waktu dan keamanan terjamin.

“Sehingga dapat mengurangi kehilangan data (dokumen),” ungkapnya.

Iksan menerangkan tanda tangan elektronik (E-Signature) adalah skema matematis yang memiliki keunikan dalam mengidentifikasikan pengirim.

“Tanda tangan elektronik bukanlah tanda tangan basah yang di-Scan tapi merupakan tanda tangan yang menggunakan barcode,” terangnya. (bu/tio/*).

Share
Berita Terkait
  • kemarin

    Buang Limbah Ketahuan, PT TKWL Siak Larang Masyarakat Ambil Rumput


    RIAUONE.COM,SIAK- Imbauan PT TKWL kepada Scurity untuk melarang masyarakat yang mencari rumput untuk tidak masuk ke areal perusahan.

    Diduga dengan telah diketah

  • 9 bulan lalu

    Duhhh!!! Sudah Enam Tahun Limbah PDAM Mempura Siak Genangi Sawit Warga

    RIAUONE.COM,Siak- Dibalik eforia peresmian SPAM IKK Siak, belum lama ini yang membuat takjub para petinggi pusat. Namun miris dibalik itu semua, ada fakta lain yang tersembunyi

  • tahun lalu

    Limbah PT. SSP Mengkhawatirkan Membuat Masyarakat Resah, DPRD Lakukan Monitoring

    Komisi II "PT. SSP Harus Dapat Memberi Kenyamanan Terhadap Habitat Sekitar

    BENGKALIS, PARLEMEN, - Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis lakukan monitoring ke Pabrik Kelapa Sa

  • 2 tahun lalu

    Ancaman Ribuan Ton Limbah Medis Corona, Setiap pasien bisa Sumbang 14,3 kg limbah medis per hari

    LINGKUNGAN, - Setiap pasien bisa menyumbang 14,3 kg limbah medis per hari saat wabah corona.

    Sejak temuan pertama kasus infeksi virus corona tipe baru atau Covid-19 pada a

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.