• Home
  • Nusantara
  • Di Tempat Kamu Gimana Gaes, Di Sumbar Tak Ada Alfamart dan Indomaret, Ini Alasan-nya
Selasa, 13 April 2021 18:04:00

Di Tempat Kamu Gimana Gaes, Di Sumbar Tak Ada Alfamart dan Indomaret, Ini Alasan-nya

RANAH, NUSANTARA, - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan akan tetap berkomitmen memberlakukan pelarangan beroperasinya ritel Indomaret dan Alfamart sebagai upaya melindungi UKM dan pengusaha lokal.

"Kami tetap konsisten dengan kebijakan itu karena ini merupakan sesuatu yang positif untuk Sumbar," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy dikutip Antara Padang, Senin (14/2).

Menurut dia, kebijakan ini mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan di luar Sumatera Barat, dan dia berharap pengusaha lokal yang bergerak di bidang ritel mengambil peluang ini.

"Sebenarnya kalau mau buat usaha ritel di Sumbar peluangnya besar karena Indomaret dan Alfamart tidak ada," ujarnya.

Dia memastikan lewat kebijakan ini bukan berarti Sumbar menutup diri dari investasi luar namun memberikan peluang bagi pelaku usaha ritel lokal berkembang.

Audy menilai, kunci keberhasilan usaha ritel adalah dikelola dengan baik mulai dari operasional, sumber daya manusia, dan lainnya. "Semua harus punya standar operasional prosedur yang baik dan terstandar," katanya lagi.

Dia melihat jika pengelolaan usaha ritel tidak baik maka akan sulit berkembang dan bertahan. "Apalagi sekarang era digital semua bisa dikelola lewat teknologi informasi mulai dari stok barang hingga laporan keuangan," katanya.

Termasuk, kata dia, soal pelayanan harus bisa memberikan yang terbaik kepada konsumen, dalam usaha ritel semua orang bisa membuka usaha sehingga tidak ada monopoli, dan kunci memenangi persaingan ada di pelayanan.

Beri Ruang Gerak UKM Lokal

Selain itu dia berpesan agar pelaku usaha ritel memberi ruang bagi produk UKM lokal dengan membuatkan pojok khusus UMKM yang bisa terlihat.

Sementara Direktur Utama PT Nagari Minang Sakato, Nasirman Chan selaku pengelola Nagari Mart menyampaikan kehadiran Nagari Mart merupakan upaya memudahkan masyarakat yang ada di nagari memenuhi kebutuhan belanja harian.

"Jadi tidak perlu harus ke kota lagi dalam pengelolaan dan kerja sama menerapkan sistem koperasi," kata dia.

Dia menyampaikan saat ini ada sekitar 1.000 nagari di Sumbar dan jika 10 persen saja siap bekerja sama mendirikan Nagari Mart itu sudah luar biasa.

Sejalan dengan itu Ketua Kadin Sumbar Ramal saleh menyampaikan saat ini terdapat 600 ribu pelaku UKM di Sumbar dan jika didukung dengan baik maka Sumbar sudah punya 10 persen wirausaha dibandingkan total penduduk. (ANT/mdk/net/zar/roc).

Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Harus ditutup, Alfamart dan Indomaret Dinilai Pengaruhi Eksistensi UMKM di Inhu

    RIAUONE, Inhu - Ada beberapa catatan penting terhadap kegiatan pemerintah daerah tahun 2020 mendatang di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau, diantaranya keberadaan pasar moder

  • 4 tahun lalu

    Pemong Praja Tutup gerai Indomaret

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pemong Praja Kota Pekanbaru akhirnya menutup gerai Indomaret di Jalan Sumatera, Kelurahan Simpang Empat, Kecamatan Pekanbaru Kota, Jumat (12/5/201
  • 5 tahun lalu

    Soal Izin Indomaret dan Alfamart, Anggota DPRD Bengkalis Curigai Satpol PP “Bermain”

    BENGKALIS, - Anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi PDI Perjuangan Daud Gultom mencurigai oknum di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten Bengkalis ikut “bermai
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.