Sabtu, 19 November 2016 09:46:00

Selama 3 Tahun, 49 Perusahaan Diduga Bakar Lahan

PEKANBARU - Dugaan perusahaan membakar lahan untuk membuka areal perkebunan sawit memang benar adanya. Hal ini diduga dilakukan PT Sumatera Riang Lestari (SRL) yang kasusnya dihentikan atau SP3 Polda Riau‎ beberapa waktu lalu.
 
Tak tanggung-tanggung, lahan yang terbakar pada tahun 2015 itu sekitar 114 hektar dan terletak di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Hal ini ditemukan jaringan kerja penyelamat hutan Riau (Jikalahari) sewaktu melakukan tinjauan ke lapangan.
 
"Umur kelapa sawit di lahan ini juga telah mencapai lebih kurang satu tahun, sama persis dengan rentang waktu pasca Karhutla tahun lalu sampai saat ini," kata Koordinator Jikalahari, Woro Supartinah kepada wartawan.
 
‎Selain itu, berdasarkan hasil riset langsung ke lapangan, lembaga non pemerintahan ini juga menemukan hal serupa di areal konsesi milik PT Perawang Sukses Perkasa Indonesia, PT Rimba Lazuardi dan PT Parawira.
 
"Umurnya rata-rata setahun. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa pembakaran sengaja dilakukan untuk tuiuan menyuburkan tanah
sehingga dapat ditanami," tegas Woro.‎
 
Selain persoalan penanaman kembali, yang menjadi sorotan Jikalahari terkait lokasi yang ditanami oleh perusahan merupakan lahan gambut berkedalaman tiga meter lebih.
 
Menurutnya, hal ini secara admlnistrasi bertentangan dengan surat Edaran Memeri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Larangan Pembukaan baru atau eksploitasi Lahan Gambut.
 
"Selain itu melanggar instruksi tersebut, aktivitas penanaman di Iahan dan hutan
yang terbakar sedang dalam proses penegakan hukum dan pemulihan kala itu," terangnya. ‎
 
Sepanjang bulan September lalu, Jikalahari melakukan investasi lapangan terhadap areal yang terbakar tahun 2015 silam. Hasilnya lembaga tersebut menemukan bukti jika Karhutla yang terjadi di kawasan milik 15 perusahaan memiliki cukup bukti untuk diteruskan proses hukumnya.
 
Berbeda dengan pihak kepolisian yang telah menerbitkan SP3 terhadap kelima belas perusahaan tersebut. Saat ini, Walhi Riau sedang mengajukan Praperadilan untuk PT SRL.
 
Ke lima belas perusahaan itu, PT Bina Duta Laksana, PT Perawang Sukses Perkasa Indonesia, PT Sumatera Riang Lestari, PT Rimba Lazuardi, FT Suntara Gaja Pati, PT Siak Raya Timber, PT Hutani Sola Lestari, PT Bukit Raya Pelalawan, PT DexterTImber Perkasa lndah. PT Ruas Utarna Jaya, KUD Bina Jaya Langgam.
 
Perusahaan tersebut memiliki lahan untuk hutan tanaman industri. Sisa lainnya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, mereka adalah, PT Alam Sari Lestari, PT Pan United, PT Riau Jaya Utama dan PT Parawira‎. (frc/net).
 
Share
Berita Terkait
  • 7 jam lalu

    Schneider Electric, NVIDIA & HPE announce strategic collaboration to accelerate Physical AI for Process Industries


    *Introducing the industry's first Industrial AI Agents at the Edge, pro
  • 7 jam lalu

    Nexconn Launches Free Chat Plan for Up to 10,000 MAU With Full Pro Features and Additional Cloud Discounts

    Production-grade in-app messaging with no credit card required to start, plus an option
  • 8 jam lalu

    Wood Mackenzie: Geopolitical supply shocks and AI power crunch collide across global base metals

    LONDON/HOUSTON/SINGAPORE, Oct. 22, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- FOR IMMEDIATE RELEASE
  • 8 jam lalu

    Vietnam Airlines to Launch Daily Nonstop Flights Between Da Nang and Singapore on November 17

    Komentar
  • 1
    Kilas Global  5 hari lalu

    Green SM and Elife Partner to Advance Green Mobility for International Travelers

  • 2
    Kilas Global  6 hari lalu

    Acronis Appoints Prakash Panjwani as Chief Executive Officer

  • 3
    Kilas Global  5 hari lalu

    CGTN: Menembus Hambatan: Mengapa Mars Panjang Masih Penting bagi Tiongkok dan Dunia

  • 4
    Kilas Global  2 hari lalu

    Logos Resmi Diluncurkan di Money20/20 USA untuk Membantu Lembaga Keuangan Membangun Bisnis Baru dengan Aset yang Ditokenisasi dan Stablecoin

  • 5
    Kilas Global  kemarin

    Transcending Mobility: Chery Unlocks New Frontiers as Automotive Tech Extends into Broader Fields

  • 6
    Kilas Global  6 hari lalu

    Octave Named a Leader in Both EAM and Digital Worker Technologies MarketMap by ARC Advisory Group

  • 7
    Kilas Global  2 hari lalu

    YYForce AI Humanoid Housekeepers to be trained in Novotel Hotel

  • 8
    Kilas Global  kemarin

    Favale Claims Smeralda 888 Title as Saidelli Triumphs in Monaco

  • 9
    Kilas Global  2 hari lalu

    Logos Launches at Money20/20 USA to Help Financial Institutions Build New Business with Tokenized Assets and Stablecoins

  • 10
    Kilas Global  kemarin

    Konferensi Kemitraan Global SHACMAN Group & GlobeFest Digelar di Xi'an Mengusung Tema Next Move, Next Horizon

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified