• Home
  • Otonomi
  • Abrasi Pantai di Bengkalis Kebun Masyarakat Terjun ke Laut
Selasa, 02 Februari 2016 11:29:00

Abrasi Pantai di Bengkalis Kebun Masyarakat Terjun ke Laut

rombongan Menkeu di Bengkalis. (roc).
RIAUONE.COM, BENGKALIS, RIAU, - Musim tengkujuh (utara) yang terjadi sejak beberapaminggu terakhir, menjadi bukti dahsyatnya hempasan ombak selat Melakadi sepanjang bibir pantai Kecamatan Bantan. Tidak hanya mengikis tebing, ombak kuat yang menerjang juga meruntuhkan bongkahan-bongkahan tanah dan batang sawit lalu membawanya ke laut.
 
Kondisi terparah saat ini terjadi di pantai Parit Tiung desa JangkangKecamatan Bantan. Sudah berhektar-hektar lahan masyarakat runtuh kelaut, sudah tak terkira kerugian yang dialami warga, jika tidak segeraditangani, bukan mustahil sebagian kampung Jangkang bakal tinggalkenangan.
 
Seperti disampaikan tokoh masyarakat setempat, Mahzum Sandiman,Senin (1/2/2016), pada Minggu (31/1/2016) sore, dirinya sengaja melihat bagaimana kondisi terkini pantai Parit Tiung di musim ombak besar, alangkah terkejutnya Mahzum, abrasi sudahbegitu menggila, berhektar-hektar lahan sawit milik masyarakatsetempat sudah rata dengan pantai.
 
“Ombak bukan hanya mengikis bibir pantai atau tebing (daratan,red)tapi seperti ‘membeko’, sekali hantam ombak besar bergumpal-gumpaltanah terjun ke laut. Bahkan ujung jalan poros desa Jangkang sudahberada di bibir pantai dan sebagian kondisi jalan mulai retak-retak,”papar pegawai KUA Kecamatan Bantan ini.
 
Tekstur lahan di bibir pantai Parit Tiung kata Mahzum merupakan lahangambut, seperti lahan yang ada di desa Meskom atau Parapat Tunggal.Ketika dihantam ombak besar, akan sangat mudah terjadi abrasi.
 
“Kondisi daratan dengan landai pantai agak tinggi, ketika ombak kuat menghantam bagian bawah, maka tidak butuh waktu lama tebing bagianatas akan jatuh ke laut,” sebutnya lagi.
 
Untuk mengatasi persoalan abrasi di Parit Tiung kata Mahzum, memangtidak bisa dibangun turap di sepanjang pantai, karena diyakini tidaksampai lima tahun turap atau pembatas tebing aka hancur dihantamombak.
 
Untuk kasus di kampungnya itu, kata alumni IAIN Susqa ini akan lebihtepat jika dibangun pemecah ombah, dengan begitu ombak yang sampai kebibir pantai tidak lagi kuat karena sudah membentur pemecah ombak.
 
“Kondisi terparah itu sekitar 50 – 70 meter, menurut kami kalaupemerintah serius ingin megatasi laju abrasi ini, maka salah satu caraadalah membangun pemecah ombak,” harapnya.
 
Dikatakan Mahzum, saat ini jarak bibir pantai dengan rumahpenduduk sekitar 200 meter. Melihat kondisi yang terjadi saat ini,diperkirakan tidak sampai 2 tahun rumah penduduk tersebut akan disapuombak.
 
“Sekali lagi kami sangat berharap, pemerintah daerah menindaklanjutiapa yang menjadi keluhan kam selama ini. Sudah banyak lahan yangtersapu ombak, jika tidak segera ditangani rumah-rumah warga jugabakal lesap,” ujar Mahzum. (mcr/roc).
Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Lucu, Punya Sumur Minyak, Bengkalis Krisis BBM, Masyarkat Beli Pertamax Rp20 ribu per-Liter

    Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan pada Disperindag
  • 4 bulan lalu

    Riau, Kabupaten PENGHASIL MIGAS Ini Kerisis BBM, Hampir 1 Pulau ini tidak ada BBM "Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi"

    BENGKALIS, - Beberapa pekan ini, tidak menentu kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis
  • 2 tahun lalu

    PSN Jembatan Pulau Bengkalis - Sungai Pakning, Tunggu Rekomendasi Teknis dari Kementerian PUPR


  • 2 tahun lalu

    Pasangan Abdul Wahid - SF Hariyanto : Jembatan Bengkalis Bukan Janji Politik, Tapi Bagian dari Kewajiban


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  3 hari lalu

    Nors Group Scales Strategic Parts Pricing Across Portugal Trucks & Buses Business with Syncron

  • 2
    Kilas Global  6 hari lalu

    2026 Sichuan Ganzi Mountain Culture & Tourism Festival Takes Place in Daofu County

  • 3
    Kilas Global  5 hari lalu

    FCC Philippines, Subsidiary of Japan's FCC CO., LTD., Global Leader in Motorcycle Clutch Systems, Signs 1,500 MWh Long-Term Solar Agreement with Peak Energy

  • 4
    Kilas Global  5 hari lalu

    Chemical Marketing & Economics honors LyondellBasell CEO Peter Vanacker with STEM Leadership Award for Corporate Reinvention

  • 5
    Kilas Global  3 hari lalu

    APSIC and Schuelke Launch Asia Pacific Environment Hygiene Excellence Award to Elevate Hospital Infection Prevention Standards

  • 6
    Kilas Global  3 hari lalu

    2026 "Xinjiang, A Land of Wonders" Themed Exhibition Supporting Xinjiang Through Intangible Cultural Heritage Opens in Shihezi City

  • 7
    Kilas Global  4 hari lalu

    De Beers Group Hosts Desert diamonds Beacon Campaign Launch in Shanghai

  • 8
    Kilas Global  6 hari lalu

    CSL Marks the Completion of the First Vessel in World-Leading Transhipment Fleet for Simandou Project

  • 9
    Kilas Global  4 hari lalu

    VinFast showcases expanding EV lineup and attractive customer programs at GIIAS 2026

  • 10
    Kilas Global  4 hari lalu

    Ascott Accelerates Vietnam Expansion With Nine Signings in 1H 2026, Growing Portfolio by Over 30%

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified