• Home
  • Otonomi
  • Tiga Bulan Diincar, BPOM RI Ungkap Gudang Pangan Impor Ilegal di Bengkalis
Rabu, 20 Januari 2016 09:22:00

Tiga Bulan Diincar, BPOM RI Ungkap Gudang Pangan Impor Ilegal di Bengkalis

RIAUONE.COM, BENGKALIS, - Dari hasil investigasi selama 3 bulan, akhirnya Badan Pusat Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI) ungkap keberadaan 2 gudang berisi makanan ilegal di Bengkalis, Selasa (19/1/16).
 
Keberadaan gudang berisi pangan tanpa izin itu diketahui saat razia yang juga melibatkan Polri dan Bea Cukai Dumai digelar.
 
Razia dipimpin langsung kepala pusat penyidikan BPOM RI Hendri Siswadi. Kata dia, awalnya, investigasi dilakukan terkait banyaknya temuan barang pangan impor ilegal beredar di Indonesia.
 
Saat razia, ada dua titik yang ditemukan menyimpan barang pangan impor yang diduga ilegal. Diantarannya ruko yang berada di Jalan Dipenogoro Bengkalis serta Ruko yang berada tak jauh dari Pasar Terubuk Kelapa Pati Laut, Bengkalis.
 
Dijelaskan Siswadi, pihaknya mendapatkan tiga puluh jenis pangan ilegal dengan berbagai merek luar negeri. Diantaranya susu, telur, buah dalam bentuk kalengan, permen, minuman kaleng, mihun dan jenis lainnya.
 
"Awalnya kita melakukan penelusuran kesemua tempat yang dicurigai menjual produk ilegal tersebut. Dari informasi yang diterima dari tempat yang kita temukan, kemudian dikembangkan bekerjasama dengan petugas Polisi Perairan," kata Siswadi.
 
Dengan kerjasama tersebut ditemukan sebanyak tiga belas kontainer produk pangan ilegal. Dari hasil pengembangan Polair dua hari yang lalu didapatkan informasi adanya beberapa gudang penyimpanan barang pangan ilegal di kabupaten Bengkalis.
 
Menurut Siswadi, peredaran barang ilegal ini masuk melalui Bengkalis melalui pelabuhan tikus. Sehingga menyulitkan petugas di daerah melakukan pengawasan. (sr/roc).
Share
Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Lucu, Punya Sumur Minyak, Bengkalis Krisis BBM, Masyarkat Beli Pertamax Rp20 ribu per-Liter

    Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan pada Disperindag
  • 7 bulan lalu

    Riau, Kabupaten PENGHASIL MIGAS Ini Kerisis BBM, Hampir 1 Pulau ini tidak ada BBM "Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi"

    BENGKALIS, - Beberapa pekan ini, tidak menentu kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis
  • 2 tahun lalu

    PSN Jembatan Pulau Bengkalis - Sungai Pakning, Tunggu Rekomendasi Teknis dari Kementerian PUPR


  • 2 tahun lalu

    Pasangan Abdul Wahid - SF Hariyanto : Jembatan Bengkalis Bukan Janji Politik, Tapi Bagian dari Kewajiban


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  3 hari lalu

    Total Economic Impact Study Finds smartShift SAP Custom Code Transformation Delivered 254% ROI

  • 2
    Kilas Global  4 hari lalu

    OMODA X Debut di Panggung Global sebagai Kendaraan CROSS OFF-ROAD Pertama di Dunia, Membuka Babak Baru dalam Ekspresi Crossover

  • 3
    Kilas Global  3 hari lalu

    PhotonPay Raises $40M Series C to Scale Its Stablecoin-Centric Financial OS

  • 4
    Kilas Global  4 hari lalu

    OMODA X Makes Its Global Debut as the World's First CROSS OFF-ROAD Vehicle, Opening a New Chapter in Crossover Expression

  • 5
    Kilas Global  5 hari lalu

    Dari Model Baru yang Berani hingga Pemilik OMODA dari Seluruh Dunia yang Menjadi Sorotan: OMODA X Night Tampil Mencuri Perhatian

  • 6
    Kilas Global  3 hari lalu

    Asia-Pacific is rapidly gaining importance as a major pillar in global life science innovation

  • 7
    Kilas Global  3 hari lalu

    YYForce Deploys 11 Commercial Hospitality Robots at Novotel & Mercure Singapore on Stevens

  • 8
    Kilas Global  3 hari lalu

    Citeline Provides LEO Pharma with R&D Data via AI Integration

  • 9
    Kilas Global  5 hari lalu

    Meltwater Unveils Year-End Product Release, Moving Teams From Monitoring to Action

  • 10
    Kilas Global  5 hari lalu

    HKSTP Showcases 24 Greentech Companies at Eco Expo Asia 2026

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified