• Home
  • Parlemen
  • Antam Optimis Capai Target Produksi Nikel 16.500 Ton
Senin, 14 Juli 2014 13:54:00

Antam Optimis Capai Target Produksi Nikel 16.500 Ton

aneka tambang.
riauone.com, - PT Aneka Tambang (PT Antam) Tbk, Unit Bisnis Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara mengalami keuntungan karena harga nikel dunia selama Juli 2014 meningkat hingga US$ 8 per ton. Meningkatnya harga nikel dunia, mendorong PT Antam mengalami keuntungan yang cukup signifikan.
 
"Kami berharap harga nikel dunia tersebut terus membaik sehingga PT Antam unit Binis Pomalaa bisa terus mengalami keuntungan. Membaiknya harga nikel dunia dipicu kurangnya pasokan bahan baku industri nikel di negara-negara industri nikel seperti China, Korea dan Hongkong," kata General Manajer PT Antam Tbk, Dadang Pratamo di Kendari, kemarin.
 
Berkurangnya bahan baku nikel tersebut menyusul kebijakan pemerintah Indonesia yang melarang perusahaan tambang mengekspor nikel dalam bentuk bahan mentah. "Bahan baku industri nikel di sejumlah negara, sebagian besar dipasok dari Indonesia, termasuk dari Sultra," ucapnya.
 
Menurut Dadang, ketika pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan larangan ekspor nikel dalam bentuk bahan mentah, bahan baku industri nikel di negara-negara pengimpor nikel kesulitan bahan baku. Kebijakan larangan ekspor nikel dalam bentuk bahan mentah oleh pemerintah Indonesia, sangat menguntungkan PT Antam Pomalaa, Sultra.
 
Itu karena PT Antam, satu-satunya perusahaan tambang nikel di Sultra yang memiliki industri pengolahan nikel. "Oleh karena PT Antam memiliki industri pengolahan nikel, maka setelah penerapan larangan kespor nikel dalam bentuk bahan mentah, PT Antam terus beroperasi melakukan ekspor nikel," jelasnya.
 
Dadang mengatakan pula, PT Antam Pomalaa tahun 2014, menargetkan produksi nikel sebesar 18.000 ton nikel. Namun target tersebut direvisi kembali menjadi 16.500 ton, menyusul kebijakan pemerintah yang melarang ekspor mineral dan batu bara dalam bentuk bahan mentah. "Dari target produksi tersebut sudah tercapai sekitar 7.000 ton nikel. Kami optimis, target 16.500 ton nikel tahun ini bisa dicapai," pungkasnya. (et/roc)
 
Share
Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Platform Penyimpanan Energi Kingdom yang Didukung oleh Stonepeak Menandatangani Fasilitas Pembiayaan Proyek Pertama

    SINGAPURA, April 07, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Kingdom, platform sistem pe
  • tahun lalu

    Man Utd vs Everton, MU berhasil mengangkat trofi Premier League Summer Series di Atlanta AS

    DUNIA, BOLLA, - Manchester United (MU) berhasil mengangkat trofi Premier League Summer Series di Atlanta, AS, laga Manchester United vs Everton berlangsung seru, alhas

  • tahun lalu

    WOWW, Harga Emas Antam hari ini Selasa 22 April 2025 Tinggi, Rp2 Juta per Gram


  • 2 tahun lalu

    Emas Antam Naik Rp6.000 per gram menjadi Rp1.199.000 per gram



    Komentar
  • 1
    Kilas Global  5 hari lalu

    Flash Sports & Media Holdings, Inc. (Nasdaq: FLZH) Named Official Title Sponsor of the Swiss National Cricket Men's Team

  • 2
    Kilas Global  5 hari lalu

    6th Monaco Smart & Sustainable Marina Rendezvous 20 and 21 September 2026

  • 3
    Kilas Global  3 hari lalu

    *Happitat Celebrates Its Grand Opening, Transforming Over 200,000 Sq.m. from Land to Sky with a Record-Breaking 2,222-Drone ......

  • 4
    Kilas Global  5 hari lalu

    Industrial Development Bureau of Hengqin Officially Joins ICCA, Exploring Global Resource Channels for the Macao-Hengqin MICE Industry

  • 5
    Kilas Global  6 hari lalu

    ExcelScale Launches in Malaysia with Unified AI Platform Giving Enterprises Access To 100+ AI Models Through a Single API

  • 6
    Kilas Global  6 hari lalu

    Andrea Bocelli Celebrates 30 Years Anniversary Tour of Romanza with Two Spectacular Concerts in Indonesia

  • 7
    Kilas Global  6 hari lalu

    Registration Opens on 20 August for Sun Hung Kai Properties Hong Kong Cyclothon

  • 8
    Kilas Global  3 hari lalu

    40 Teams Gather in Hong Kong to Compete in the "AI x Cybersecurity Challenge"

  • 9
    Kilas Global  4 hari lalu

    Founder Group Secures US$1.5 million EPCC Subcontract under Malaysia's Corporate Green Power Programme for 29.99MWac Large-Scale Solar Facility in Kedah

  • 10
    Kilas Global  7 hari lalu

    General Fusion Provides First Public Company Business Update

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified