Selasa, 25 Juli 2017 14:07:00
Komisi II DPRD Riau Keluhkan Elpiji 3 Kg ke Pertamina
PEKANBARU- Komisi II DPRD Riau beserta koordinatornya gelar pertemuan dengan manajamen PT Pertamina. Berbagai keluhan dari masyarakat Riau ke Komisi II dibahas dalam pertemuan tersebut.
"Banyak keluhan yang disampaikan, seperti kurangnya isi gas dalam tabung Elpiji 3 kilogram serta tingginya harga yang melebihi harga eceran tertinggi, Rp35 ribu sampai Rp50 ribu," kata Kordias Pasaribu, Koordinator Komisi II dalam pertemuan, Senin (24/07/17).
Selain itu, adanya pihak SPBE yang mempunyai agen sendiri juga menjadi persoalan yang disampaikan dalam pertemuan. SPBE lebih mengutamakan atau mendahulukan antriannya ketimbang agen yang lain. Hal ini seakan mendiskriminasikan agen yang lain.
"Pantauan kami, pengurangan gas Elpiji dalam tabung 3 kilogram dikarenakan adanya kesengajaan oleh oknum SPBE yang memiliki agen, yang langsung mengatur harga ke pengecer, untuk mencari keuntungan sendiri. Lalu menimbun gas bersubsidi tersebut sehingga menjadikan barang tersebut langka," jelasnya.
Akibatnya, harga gas Elpiji 3 kilogram menjadi mahal. Ini menurutnya jelas sangat merugikan masyarakat dan perlu tindakan dalam mengatasinya. Apabila ada oknum SPBE yang sekaligus punya agen dengan sengaja mengurangi isi gas dalam tabung Elpiji 3 kilogram bahkan sampai menimbunnya, maka perlu diberikan tindakan yang tegas.
"Harus ada SPBE penyanggah yang dikelola oleh Pertamina sendiri yang dapat melakukan distribusi tanpa ada diskriminasi kepada para agen," ungkap politisi PDI Perjuangan ini.
Menanggapi hal ini, Erry Widiastono, General Menager (GM) Region I Sumbagut PT Pertamina mengatakan, pihaknya akan membentuk tim monitoring untuk pengawasan pendistribusian gas Elpiji 3 kilogram sehingga lebih tepat sasaran ke masyarakat.
"Kami pun akan menindak tegas bagi SPBE atau agen dan pangakalan yang bermain. Selain itu, ke depannya juga akan mempertimbangkan jumlah SPBE, berdasarkan jumlah penduduk," ujarnya. (rtc).
Share
Berita Terkait
Kapolsek Rengat Barat Cek Pertumbuhan Jagung Pipil Kelompok Tani Matador
RIAUONE, Inhu - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Rengat Barat melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagu
Banyan Group Residences Brings Latest Phuket Property Launches to Hong Kong
Three new Laguna Phuket developments - spanning lakeside living, golf-front design and
Elegant Flavours, Reimagined at Galaxy Macau
May unveils unending celebrations of a repertoire of appealing international delicacies
Jollibee Emerges as Vietnam's No. 1 QSR, According to Euromonitor
Key Highlights:
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










