Minggu, 23 Oktober 2016 05:50:00
Angin Kencang, Belasan Tiang Listrik di Meranti Tumbang
SELAT PANJANG - Sebanyak 12 tiang listrik milik PT PLN di Desa Gogok Darussalam Kecamatan Tebingtinggi Barat, tumbang, akibat hujan deras yang disertai angin kencang Rabu (19/10) dinihari.
Menurut keterangan salah seorang warga, Trisna, peristiwa tersebut terjadi pada rabu (19/10/2016) dinihari, sekira pukul 02.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, tiang listrik bertumbangan dan melintang mengarah ke jalan utama Desa Gogok menuju Desa Alai dan menyebabkan arus lalu lintas menjadi terganggu.
Oleh warga setempat,arus lalu lintas diarahkan melalui jalan pintas yang melewati jalan perkebunan.
"Tadi waktu lagi hujan deras dan angin kencang, tiba-tiba tiang listrik milik PLN tumbang ke badan jalan dan listrik pun padam,"kata Trisna.
Pantauan dilapangan, tiang listrik bertumbangan yang melintang ke jalan menyebabkan jalan tersebut tidak bisa dilalui,karena tiang dan kabel yang memenuhi bodi jalan.
Terlihat juga satu unit trafo terhempas kejalan dan satu tiang listrik menimpa dan merobohkan satu warung milik warga.Semua kabel listrik yang mengalir kerumah warga terputus semua.
Warga berharap, kerusakan jaringan instalasi listrik tersebut bisa segera diperbaiki.
Kepala PLN Rayon Selatpanjang,Annas Yasin Ilmianto ketika dikonfirmasi rabu (19/10) mengatakan bahwa tiang listrik yang tumbang sebanyak 12 batang sepanjang 600 meter.
Menurut dia, tumbangnya belasan tiang tersebut dikarenakan angin yang bertiup kencang.
"Diperkirakan yang tumbang awal satu tiang di bagian tengah karena tertimpa pohon. Namun karena trek lurus, tiang lainnya ikut tumbang,beruntung tidak ada korban jiwa,"kata Annas.
Ia juga menyebutkan, saat ini petugas sedang mendata material yang patah dan pecah. Diperkirakan pengerjaan akan segera selesai dan suplai listrik akan normal kembali.
Ketika ditanya apakah kondisi tiang tersebut tiang tua,Annas membantah,dia mengatakan pihaknya rutin memeriksa semua tiang.Dia memprediksi tiang yang tumbang tersebut diperkirakan berusia antara 10 hingga 15 tahun.
"Setiap bulannya petugas pelayanan teknis memeriksa. Inspeksi dilakukan pada semua tiang. Setiap ada kerusakan pasti kita perbaiki. Kejadian ini di luar dugaan, mengingat ini musibah yang terjadi akibat bencana alam," katanya.
Dia juga menyebutkan saat ini, tim PLN masih terus bekerja memperbaiki tiang dan kabel yang tumbang di lokasi kejadian.
"Kami berupaya suplai listrik kembali normal lagi, arus listrik sengaja kita padamkan untuk safety.Kita juga tidak bisa menjanjikan kapan bisa selesai karena tiang yang tumbang sangat banyak sekali,estimasinya sampai sore baru 60 persen. Tiang PLN yang tumbang ini merupakan jaringan interkoneksi mesin yang di Selatpanjang dan Gogok,"kata Annas. (hrc/*).
Share
Berita Terkait
Akibat Galian Drenase, Tiang Travo dan Listrik Roboh di Tengah Jalan di Riau
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN- Tiang Travo dan tiang listrik milik PLN roboh di tengah jalan Kartini Tembilahan, Selasa (8/11/2016) sekira pukul 11.30 Wib.
Enam Tiang Listrik Tumbang di Sebanga Duri, Diduga Kelalaian PLN
riauonecom, Duri, Bengkalis, - Tumbangnya enam tiang listrik di KM 4,5 Jalan Gajah Mada, Sebanga, Duri, mengakibatkan pasokan listrik padam sekitar 18 jam dinilai masyarakat
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










