Rabu, 27 September 2017 19:58:00
Advertorial
Asisten 1 Setda Inhil Buka Orientasi Keluarga Harmonis
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Asisten 1 Setda Inhil Drs. Darussalam membuka secara resmi pelaksanaan Orientasi Keluarga Harmonis di Hotel Inhil Pratama Tembilahan, Rabu, (27/9/2017).
Acara ini juga turut dihadiri dari Unsur Forkopimda, Kepala Dinas DP2KBP3A, serta beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Organisasi Wanita se-Kabupaten Inhil dan seluruh peserta sosialisasi.
Orientasi yang di laksanakan selama 2 hari tajaan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) diikuti 80 orang peserta utusan 20 Kecamatan dengan menghadirkan 2 orang Motivator Nasional dari Yogyakarta, Tjayadi Takariawan dan Ida Nurlaila serta 1 orang Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau Khairani Hasyim, S.Km M.Si.
Sebelum membacakan sambutan Bupati Inhil terlebih dahulu di laksanakan penyerahan Piagam Penghargaan oleh Asisten 1 Setda Inhil kepada pemenang terbaik lomba pasangan KB Lestari 10 Tahun tingkat Provinsi Riau TH 2017 dan peserta Orientasi Keluarga harmonis.
Sambutan Bupati yang di bacakan Asisten 1 SETDA INHIL mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyambut positif atas diselenggarakannya kegiatan orientasi pola kehidupan keluarga harmonis dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXIV Tahun 2017 ini.
Mengingat peran keluarga dalam konteks pembangunan nasional dan daerah dari waktu kewaktu semakin dibutuhkan dan memiliki arti penting, maka keluarga dijadikan sebagai titik sentral pembangunan berkelanjutan.
"Keluarga merupakan wahana pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas dan potensial untuk mendukung pembangunan,serta menjadi lingkungan yang pertama dan utama yang dikenal anak sekaligus pemberi warna pada sikap, watak, prilaku dan kepribadian, " ujar Darussalam.
Ia menambahkan, kunci sukses orang tua dalam mendidik anak sehingga berprilaku baik dan memiliki karakter, tentulah tidak mudah. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya harus diawali dari rumah tangga dan keluarga yang harmonis.
Terakhir ia mengajak, kepada semua keluarga untuk dapat menerapkan 8 (delapan) fungsi keluarga dalam kehidupan rumah tangga, yaitu ; fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi serta fungsi lingkungan guna membangun generasi kedepan yang berkarakter, karena pembangunan karakter tidak bisa dilepaskan dari pembangunan keluarga.(adv)
Share
Komentar










