Senin, 14 September 2026 13:29:00
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI Nasional 2026, 129 Tim Adu Inovasi Teknologi Kapal
Bengakalis,Riauone.com-Kabupaten Bengkalis kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu daerah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi kemaritiman. Tahun ini, Bengkalis dipercaya menjadi tuan rumah Kontes Kapal Indonesia (KKI) Tingkat Nasional 2026 yang mempertemukan talenta terbaik dari perguruan tinggi se-Indonesia.
KKI 2026 resmi dibuka Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (14/9/2026). Kompetisi yang berlangsung hingga 17 September 2026 itu diikuti 129 tim dari 52 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.
Pembukaan ditandai dengan penabuhan kompang oleh Bupati Bengkalis bersama Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Nunuk Suryani yang mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau Dr. Indra Putra yang mewakili Plt. Gubernur Riau.
Sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat terkait turut hadir dalam pembukaan tersebut, di antaranya jajaran TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Bengkalis, Pengadilan Negeri Bengkalis, TNI AL, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Ir. Johny Caster, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan pimpinan badan usaha milik daerah.
Dalam sambutannya, Kasmarni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI yang telah memberikan kepercayaan kepada Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) sebagai tuan rumah KKI 2026.
Menurutnya, kepercayaan tersebut bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah sekaligus momentum bagi Bengkalis untuk menunjukkan kemampuan dalam menjadi tuan rumah kegiatan nasional secara profesional.
"Momentum ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus mendorong Politeknik Negeri Bengkalis agar semakin mampu melahirkan inovasi dan sumber daya manusia unggul yang sesuai dengan kebutuhan daerah, dunia usaha, dan dunia industri," ujar Kasmarni.
Ia menegaskan, KKI 2026 tidak semestinya hanya dipandang sebagai kompetisi merancang dan membangun kapal. Ajang tersebut harus menjadi ruang strategis untuk mengembangkan gagasan, teknologi, kreativitas, sekaligus memperkuat ekosistem kemaritiman nasional.
"Kita ingin KKI ini tidak berhenti sebagai sebuah kompetisi, tetapi menjadi ajang strategis untuk mendorong inovasi teknologi kemaritiman, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan dunia industri," tegasnya.
Kasmarni menyebut posisi Bengkalis sebagai daerah kepulauan dan pesisir memberikan konteks yang kuat bagi pengembangan teknologi kemaritiman. Karena itu, ia berharap KKI 2026 dapat melahirkan desain dan teknologi kapal yang unggul secara teknis, tangguh, aman, efisien, serta mampu menjawab kebutuhan Indonesia sebagai negara maritim.
"Dari Bengkalis, kita berharap lahir gagasan-gagasan besar dan inovasi teknologi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kemaritiman Indonesia," harapnya.
Kepada seluruh peserta, Kasmarni berpesan agar KKI 2026 tidak semata-mata dijadikan arena untuk mengejar kemenangan. Para peserta diharapkan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, bertukar pengalaman, dan membuka peluang kolaborasi antarmahasiswa maupun perguruan tinggi.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun karakter dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Tanamkan dalam diri kalian tiga hal, yakni ilmu yang kuat, inovasi yang berani, dan karakter yang tangguh. Sebab, teknologi tanpa karakter dapat kehilangan arah, sementara kecerdasan tanpa keberanian untuk berkarya tidak akan melahirkan perubahan," pesannya.
Kasmarni berharap para peserta KKI 2026 mampu menjadi generasi muda yang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga berani menciptakan teknologi dan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.
Mengakhiri sambutannya, Kasmarni mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh kontingen. Ia meminta peserta menjunjung tinggi sportivitas, mengutamakan keselamatan, menjaga kebersamaan, serta memberikan karya dan inovasi terbaik selama kompetisi berlangsung.
"Selamat berkompetisi. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, utamakan keselamatan, dan jadikan Bengkalis sebagai ruang untuk melahirkan inovasi terbaik bagi Indonesia," tutupnya.(Rul)
Share
Komentar









