• Home
  • Riau Raya
  • Butuh Dukungan Masyarakat, Komunitas di Meranti Ini Segera Garap Film "Panggil Aku Laila"
Kamis, 07 Januari 2016 16:55:00

Butuh Dukungan Masyarakat, Komunitas di Meranti Ini Segera Garap Film "Panggil Aku Laila"

SELATPANJANG, RIAUONE.COM - Kabar gembira bagi pecinta film di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Dalam beberapa bulan kedepan, salah satu komunitas yang bergerak di bidang perfilm-an bernama Meranti Movie Maker (3M) akan menggarap sebuah film.
 
Komunitas dibawah SIP Manajemen dari Jakarta ini rencananya akan memulai proses casting pada pertengahan Januari 2016 ini dengan film berjudul Panggil Aku Laila, dan ingin masuk rekor MURI dengan produser terbanyak.
 
"Dengan Rp10 ribu saja anda sudah berpartisipasi untuk mencetak Rekor Muri 'Executive Producer Terbanyak' dalam pembuatan film Panggil Aku Laila," kata Ketua Komunitas (3M) Juwita Ratna Sari, saat konferensi Pers di Grand Meranti Hotel, Rabu (6/1/2016).
 
Diterangkan dia, komunitas ini merupakan wadah untuk menyalurkan bakat di bidang perfilm-an. Siapapun yang mencintai film, ingin berkreasi dan ingin menyalurkan ide-ide kreatif, bisa bergabung di Meranti Movie Maker.
 
"Mari kita dukung gerakan mencetak rekor MURI untuk meranti," ajaknya yang dibenarkan sejumlah pengurus 3M.
 
Menurut dia, komunitas ini sifatnya independent. Artinya bebas tidak terikat. Dimana komunitas yang tidak membedakan suku, agama, dan jenis kelamin ini terbentuk tanpa mengganggu anggaran negara.
 
Ditempat sama, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, menyambut baik keberadaan komunitas Meranti Movie Maker ini. Di hadapan tokoh masyarakat dari berbagai suku di Kepulauan Meranti itu, Pandra pun diangkat menjadi pembina komunitas tersebut.
 
Mantan Abang None Jakarta Tahun 1991 ini mengaharapkan keberadaan Meranti Movie Maker ini bisa membuat anak-anak di Meranti bisa lebih maju selangkah kedepan. Tidak hanya dikenal di tingkat Nasional, tetapi kalau bisa di tingkat International.
 
"Saya sangat mendukung kegiatan ini. Saya harap nantinya tidak hanya launcing, tapi juga bisa berkesinambungan," ucap pria akrab disapa Pandra itu.
 
Disamping itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs H Ismail Arsyad MSi, juga menyambut baik keberadaan komunitas Meranti Movie Maker ini. Kedepan, kata Ismail, mereka berencana untuk membuat museum sinema dan cafe sinema. Karena, menurutnya ini merupakan objek wisata bagi Kepulauan Meranti.
 
"Kita ingin wisatawan yang datang ke Meranti tidak hanya sekedar singgah saja, akan tetapi mereka bisa menanamkan usahanya," ujarnya. (uzi).
Share
Berita Terkait
  • 9 tahun lalu

    Kenapa Allah SWT rahasiakan malam Lailatul Qadar?

    Lailatul Qadar - adalah malam terbaik dari seluruh malam-malam bulan Ramadan. Dalam Alquran disebutkan, malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari pada
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified