• Home
  • Riau Raya
  • DBH Bengkalis Berkurang, Herliyan : Tidak Berimbas pada Tiga Program Strategis
Rabu, 06 Mei 2015 16:09:00

DBH Bengkalis Berkurang, Herliyan : Tidak Berimbas pada Tiga Program Strategis

Herliyan Saleh berfoto bersama nara sumber usai membuka pelatihan bimbingan teknis tenaga pendamping desa
RIAUONE.COM, BENGKALIS, ROC, - Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas (DBH Migas) yang bakal diterima Kabupaten Bengkalis pada tahun 2015 ini berkurang sebesar Rp 1,4 triliun dari yang seharusnya diterima sebesar Rp2,2 trilyun.
 
Berkurangnya penerimaan DBH ini menimbulkan kekhawatirkan masyarakat akan berimbas pada penurunan pembiayaan tiga program strategis pemberdayaan untuk desa. Mereka takut ikut dikurangi Pemerintah Kabupaten Bengkalis saat dilakukan rasionalisasi anggaran.
 
Ketiga program strategis dimaksud adalah Alokasi Dana Desa (ADD), Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED SP) dan Intruksi Bupati Program Percepatan Infrastruktur Pedesaan (Inbup PPIP).
 
Menanggapi kekhawatiran itu, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh menegaskan, alokasi anggaran untuk ketiga program strategis itu tidak akan dikurangi meskipun penerimaan dari DBH Migas menurun.
 
“Tak perlu khawatir. Anggaran untuk ketiga program strategis tersebut tidak termasuk yang bakal dirasionalisasi,” tegas Herliyan.
 
Dihadapan para tenaga pendamping desa, para camat dan kepala desa, Bupati mengatakan itu saat membuka ketika membuka pelatihan/bimbingan teknis tenaga pendamping desa se-Kabupaten Bengkalis tahun 2015 di ruang rapat lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Selasa (5/5/2015) malam.
 
Ditambahkan Herliyan, anggaran yang dirasionalisasi berasal dari kegiatan-kegiatan di masing-masing satuan kerja perangkat daerah, terutama yang pelaksanaannya dapat ditunda. Rincinya akan dibahas bersama DPRD Bengkalis dalam pembahasan APBD Perubahan 2015.
 
Sebelum itu, Sekretaris Daerah Bengkalis H Burhanuddin menjelaskan  APBD Perubahan saat ini masih digodok di Bappeda. Dari total DBH Migas yang seyogyanya diterima Bengkalis Rp 2,2 triliun, dipangkas oleh pusat sebesar Rp 1,4 triliun.
 
Kata Burhanuddin, defisit APBD murni 2015, sebagai dampak dari pemangkasan DBH oleh pemerintah pusat sebesar Rp 1,4 triliun itu, akan ditutupi dengan DBH dari sektor pendapatan dan pajak bagi hasil pertambangan yang mengalami peningkatan. Sehingga setelah dihitung total defisit APBD murni 2015 berkisar pada angka Rp 900 miliar.
 
''Dari hitungan APBD murni sebesar Rp 4,9 triliun yang sudah disahkan, terjadi pengurangan Rp 900 miliar. Target kita APBD Perubahan sudah diusulkan paling lama bulan Juni dan dapat disahkan bulan Juli, sebelum masa jabatan kepala daerah berakhir,'' jelas Burhanudin, Rabu (29/4/2015) lalu.
 
Burhanuddin juga menjelaskan, kegiatan yang dipangkas adalah kegiatan yang terlambat dilaksanakan, termasuk menjadi pertimbangan atau prioritas untuk dipangkas.
 
“Khusus untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat atau menjadi skala prioritas pembangunan daerah kemungkinan besar tidak akan dilakukan pemotongan,” imbuh Burhanuddin. (zar/hms)
Share
Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Riau, Kabupaten PENGHASIL MIGAS Ini Kerisis BBM, Hampir 1 Pulau ini tidak ada BBM "Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi"

    BENGKALIS, - Beberapa pekan ini, tidak menentu kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis
  • 2 tahun lalu

    PSN Jembatan Pulau Bengkalis - Sungai Pakning, Tunggu Rekomendasi Teknis dari Kementerian PUPR


  • 2 tahun lalu

    Pasangan Abdul Wahid - SF Hariyanto : Jembatan Bengkalis Bukan Janji Politik, Tapi Bagian dari Kewajiban


  • 2 tahun lalu

    Pernah Kepikiran? Ternyata Ini Fungsi Segitiga yang Ada di Dinding Ban Motor



    Komentar
  • 1
    Kilas Global  6 hari lalu

    *Flash Sports & Media Holdings, Inc. (NASDAQ: FLZH) Announces Non-Binding Letter ................

  • 2
    Kilas Global  7 hari lalu

    *Flash Sports & Media, Holdings Inc. (NASDAQ: FLZH) Announces Lanka Premier League 2026 Schedule; .......

  • 3
    Kilas Global  6 hari lalu

    Arcturus Emerges from Stealth with $8M in Seed Funding to 'Rewire the World' with Metals Infused with Carbon Nanomaterials

  • 4
    Kilas Global  6 hari lalu

    Syncron Expands Integration Capabilities to Connect Aftermarket Intelligence with Enterprise Data Platforms

  • 5
    Kilas Global  3 hari lalu

    Thailand Secures $4.1 Billion in EV Chain Investments as Southeast Asia Auto Hub Pivots to Next-Gen Tech

  • 6
    Kilas Global  6 hari lalu

    AGC Biologics Expands to Fill-Finish in U.S. Through Strategic Partnership with Pyramid Pharma Services

  • 7
    Kilas Global  6 hari lalu

    New Analyses Advance Understanding of Long-Term Survival Outcomes with Mogamulizumab in Mycosis Fungoides and Sezary Syndrome

  • 8
    Kilas Global  3 hari lalu

    #LUXMyWill: Beauty Brand LUX Turns "#BuryMeInThis" From Social Media Trend Into Legal Declaration

  • 9
    Kilas Global  5 hari lalu

    OTP Bank Becomes First EU Financial Institution to Open a EUR 7 Billion EMTN Programme on the Hong Kong Stock Exchange

  • 10
    Kilas Global  7 hari lalu

    Autheo Introduces the Internet Operating System: A Decentralized Coordination Layer for the Web, Blockchain, and AI

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified