• Home
  • Riau Raya
  • Diduga Korsleting Listrik, Asrama SMK Alfurqon Meranti Terbakar
Senin, 08 Agustus 2016 12:37:00

Diduga Korsleting Listrik, Asrama SMK Alfurqon Meranti Terbakar

Puing-puing asrama putra SMK Al-Furqon di Desa Tenan Kecamatan Tebingtinggi Barat, ludes terbakar, Minggu (7/8/2016) siang.

SELATPANJANG, MERANTI, ROC - Asrama putra di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) AlFurqon yang terletakdi Jalan Utama Desa Tenan Kecamatan Tebingtinggi Barat, Riau, ludes terbakar pada Minggu (7/8/2016) siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, pakaian, surat-surat berharga (ijazah) kepunyaan tiga penghuninya pun habis terbakar.

Ketiga penghuni di asrama tersebut adalah Muhaimin murid asal Desa Bokor Kecamatan Rangsangbarat, Azri murid asal Desa Makam Tanjungdarul Takzim, dan Subakir (25) selaku pengasuh.

Subakir mengatakan, kejadian itu saat semua penghuni tidak berada di asrama. Diduga api berasal dari korsleting listrik.

Diceritakan Subakir, sejak semalam mereka tidak tidur di asrama. Dimana, Azri pulang ke kampung, Muhaimin yang waktu itu demam dan Subakir sendiri tidur di asrama putra yang satunya lagi.

"Paginya saya langsung ke labor komputer karena memang di sana buka layanan warnet kalau siang. Jadi, sejak semalam kami tidak di asrama," ujar Subakir, Minggu (7/8/2016).

Kebakaran itu sendiri diketahui Subakir ketika ada anak putri melapor kepada dirinya. "Saat itu sekitar pukul 12.00 anak-anak putri melapor, katanya asrama terbakar, saya keluar dan api telah membesar," sebutnya.

Melihat api begitu besar, dalam kepanikan, pihak sekolah mencoba memadamkan api dengan peralatan sederhana. Tak lama kemudian, pihak desa datang membawa robin, sementara asrama tetap terbakar dan rata dengan tanah.

"Akibat kebakaran itu, pakaian kami habis, ijazah juga habis. Anak-anak ijazah SMP mereka, sedangkan saya ijazah SD sampai D3," tutur di.

Atas kejadian ini, Subakir berharap Muhaimin dan Azri bisa sabar dan memperbanyak doa kepada Allah SWT. Ia juga mengetuk pintu warga yang hendak mengulurkan sedikit hartanya untuk korban kebakaran ini.

Di tempat terpisah, Anggota Komisi B, M Tartib MSi dari Dapil Meranti III, mengaku sangat sedih. Ia pun mengajak masyarakat banyak untuk membantu sekolah yang baru berdiri 2 tahun itu.

"Tadi Pak Subakir datang, saya serahkan sedikit bantuan. Semoga saudara-sadara yang lain bisa menyisihkan sedikit hartanya membantu korban," ujar M Tartib.(grc/uzi)

Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified