- Home
- Riau Raya
- Dipercaya Sebagai Tuan Rumah FKI 2017, Bupati Inhil Sampaikan Ucapan Terima Kasih kepada APCC
Sabtu, 09 September 2017 19:36:00
Advertorial
Dipercaya Sebagai Tuan Rumah FKI 2017, Bupati Inhil Sampaikan Ucapan Terima Kasih kepada APCC
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Festival Kelapa Internasional (FKI) tahun 2017 Kabupaten Indragiri Hilir yang dilaksanakan bersempena dengan peringatan Hari Kelapa Dunia dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau, Arsydajuliandi Rachman, Sabtu, (9/9/2017).
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Gajah Mada Tembilahan ini penuh sesak oleh masyarakat yang ingin menyaksikan acara tersebut. Meski berada dibawah terik matahari yang terasa menyengat kulit, masyarakat dari berbagai kalangan berbondong - bondong datang mengunjungi lokasi untuk menyaksikan pemecahan rekor MURI kategori minum kelapa terbanyak.
Meski sempat diwarnai insident ambruknya pentas utama acara, para tamu undangan yang terdiri dari para delegasi dalam dan luar negeri serta segenap masyarakat Kabupaten Inhil disuguhi berbagai aksi atraktif Sanggar Tari Citra Sebati yang menampilkan tarian kolosal bertajuk kelapa. Selain itu, Bengkel Kreasi Production juga turut andil menghibur para tamu undangan dengan penampilan teatrikal.
Dalam pidatonya, Bupati Wardan mengungkapkan rasa syukur oleh Pemerintah dan segenap masyarakat Kabupaten Inhil atas kepercayaan APCC menjadikan Kabupaten Inhil sebagai Tuan Rumah penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional tahun 2017 yang bersempena dengan peringatan Hari Kelapa Dunia.
Menurut Bupati, perkebunan Kelapa, terutama perkebunan kelapa yang berada di Kabupaten Inhil, sudah sepatutnya mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat.
"Perhatian yang dapat diberikan oleh Pemerintah Pusat ialah perhatian terkait peremajaan kebun kelapa rakyat dan pengembangan industri pengolahan berbasis kelapa," ujar Bupat.
Penggalakan industri pengolahan berbasis kelapa, dituturkan Bupati Wardan menjadi sangat realistis, seiring dengan meningkatnya kebutuhan kelapa, baik dalam ruang lingkup lokal, regional, nasional bahkan internasional.
"Dengan semangat kerja sama dan bekerja bersama - sama, melalui beberapa target yang dicanangkan ini akan menjadikan kelapa sebagai komoditas dunia yang mampu mengentaskan kemiskinan" pungkas Bupati.
Dalam segmen pembukaan Festival Kelapa Internasional Tahun 2017, Bupati Wardan mengatakan, disajikan berbagai tampilan atraktif dan inovatif yang menggambarkan kearifan lokal masyarakat Kabupaten Inhil.
"Sebagai suatu rangkaian dalam Festival Kelapa Internasional, para delegasi dan masyarakat Kabupaten Inhil akan disuguhkan dengan sajian 500 jenis kuliner berbahan baku kelapa sebagai sebuah refleksi begitu banyaknya manfaat kelapa untuk dijadikan bahan dalam komposisi masakan," kata Bupati Wardan.
Dengan berbagai manfaat dari kelapa ini, Bupati Wardan berharap, hal tersebut akan dapat menjadi daya tarik bagi para investor untuk menanamkan modal di bidang perkelapaan Kabupaten Inhil.
Direktur Eksekutif Asian And Pacific Coconut Community (APCC), Mr Uron Neil dalam sambutannya, menceritakan sepenggal kisah berdirinya APCC. Dituturkan Mr Uron Neil, pada tahun 1968, beberapa negara di kawasan asia dan pasifik, khususnya negara - negara penghasil kelapa, secara konsensus bersepakat untuk membentuk APCC.
"Kala itu, Indonesia, India, Singapura dan beberapa negara di kawasan Asia dan pasifik lainnya bersepakat menyetujui untuk membentuk APCC. 1992, kami merekomendasikan pengukuhan APCC kepada PBB. Akhirnya, 2 September 1998, APCC mendapatkan legitimasi dimata dunia. Jadi, tanggal 2 September ditetapkan sebagai Hari Kelapa Dunia," papar Mr Uron Neil.
Mr Uron Neil, menjelaskan, Kelapa merupakan jenis buah - buahan yang terbaik jika dibandingkan dengan buah jenis lainnya. Sebab, lanjutnya, kelapa memiliki beragam manfaat bagi kesehatan yang terkandung di dalamnya.
"Kelapa tidak sebanding dengan buah lainnya, kelapa memiliki banyak sekali kegunaan. Kelapa lebih sehat jika dibandingkan dengan buah - buahan lainnya. Air kelapa juga merupakan minuman terbaik bagi masyarakat, terutama bagi anak - anak," terangnya.
Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dalam pidatonya, menyampaikan harapannya agar informasi tentang kelapa dapat tersebar di seluruh pelosok negeri bahkan dunia. Selain itu, Gubernur juga mengungkapkan apresiasinya terhadap para petani kelapa, khususnya petani kelapa Inhil yang dianggap telah bersikap adaptif dan mempertahankan konsistensinya atas dinamika perkelapaan yang terjadi.
Pada momen pembukaan Festival Kelapa Internasional Tahun 2017 Kabupaten Inhil ini, juga dilaksanakan serangkaian kegiatan lain, seperti penyerahan tanda daftar varietas tabaman kelapa sri gemilang oleh menteri pertanian yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Prosesi Minum Air Kelapa Muda secara serentak sebanyak 9.576 butir kelapa dan penyerahan sertifikat untuk kategori minum air kelapa terbanyak dari Dewan Museum Rekor Indonesia.
Turut hadir dalam prosesi pembukaan Festival Kelapa Internasional Tahun 2017 Kabupaten Inhil, Ketua DPRD Provinsi Riau, Hj Septina Primawati, Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Bupati Banyuasin, Bupati Tanjung Jabung Barat, beberapa perwakilan Bupati lainnya serta unsur Forkopimda Kabupaten Inhil dan pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.
Seusai pembukaan resmi Festival Kelapa Internasional dilangsungkan, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan bersama para delegasi dan tamu undangan lainnya pun beranjak menuju Taman Kota Gajah Mada Tembilahan untuk melihat dan mencicipi 450 jenis sajian kuliner berbahan dasar kelapa.(adv).
Share
Komentar










