- Home
- Riau Raya
- Kapolres Inhil Perintahkan Bhabinkamtibmas Berperan Aktif Menyerap Aspirasi dan Keluhan Masyarakat
Jumat, 04 Agustus 2017 12:56:00
Kapolres Inhil Perintahkan Bhabinkamtibmas Berperan Aktif Menyerap Aspirasi dan Keluhan Masyarakat
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, SIK, memerintahkan para Bhabinkamtibmas dijajaran Polres Indragiri Hilir agar lebih berperan aktif berbaur dalam menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat di wilayah penugasannya.
Hal itu dikatakan Kapolres dalam acara Analisa dan Evaluasi Kinerja Bhabinkamtibmas Polres Indragiri Hilir Tahun 2017 di Aula Bhakti Rekonfu Polres Indragiri Hilir, Jumat, (4/8/2017).
Didampingi oleh Wakapolres Indragiri Hilir KOMPOL DR. H. Azwar, S.Sos, M.Si, M.H, Kabag Ops Polres Indragiri Hilir KOMPOL Maison, S.H dan Kasat Binmas Polres Indragiri Hilir AKP Lassarus Sinaga, SH, Kapolres menyampaikan beberapa arahan diantaranya dalam Anev Polda Riau, pada hari Selasa, tanggal 1 Agustus 2017 lalu, disampaikan beberapa hal yang menjadi tugas dan kewajiban Bhabinkamtibmas, yaitu tentang penanggulangan karhutla dan menyikapi perubahan iklim ekstrim yang menimbulkan potensi Karhutla. ,
"Diharapkan Bhabinkamtibmas harus punya data tentang hal tersebut. Apabila disuatu wilayah, diinformasikan ada Hotspot, Kapolsek wilayah segera memerintahkan personelnya untuk mencari lokasi sesuai titik koordinat. Tugas Bhabinkamtibmas adalah mencatat di buku Bhabinkamtibmasnya tentang adanya titik hotspot (titik panas) atau pun Firespot (titik api) di desa binaannya lengkap dengan lokasi, pemilik dan titik koordinatnya," jelas Dolifar.
Selain itu, Dolifar juga berharap, para Bhabinkamtibmas juga mengusahakan pemadaman awal terhadap lahan yang terbakar tadi, dengan bekerja sama dengan Babinsa, MPA dan Perusahaan Perkebunan bila ada.
"Saat ini dibeberapa desa telah ada sebanyak 30 unit alat pemadam kebakaran yang didistribusikan oleh Polda Riau, BPBD, dan bantuan dari anggota Dewan. Terhadap alat yang sudah ada, agar dirawat dengan baik, dan kalau rusak segera diinformasikan kepada yang menghibahkan untuk dicarikan solusi cara memperbaikinya. Bagi yang sudah mempunyai mesin tersebut, lakukan simulasi, agar ketika dibutuhkan, petugasnya bisa langsung beraksi dan tidak canggung lagi, " pintanya.(san)
Share
Komentar










