• Home
  • Riau Raya
  • Massa Bakar Sejumlah Sepeda Motor, Ratusan Pasukan Gabungan Bersiaga
Kamis, 25 Agustus 2016 17:31:00

Demo di Mapolres Meranti Berlanjut

Massa Bakar Sejumlah Sepeda Motor, Ratusan Pasukan Gabungan Bersiaga

Kepulan asap hitam dikerumunan massa pendemo yang membakar sejumlah sepeda motor yang diduga milik aparat kepolisian, pada Kamis petang tadi.

SELATPANJANG, MERANTI, ROC - Aksi demo yang dilakukan ribuan massa terhadap Mapolres Kepulauan Meranti, Riau , terkait kasus kematian AP tersangka yang diduga membunuh salah seorang anggota polisi masih berlanjut hingga Kamis (25/08/2016) petang.

Jika sebelumnya (Kamis siang) pendemo melakukan aksi unjuk rasa dengan melempar batu, kayu, dan benda-benda keras ke arah personil kepolisian yang berjaga di Mapolres, kali ini mereka membakar sekitar 5 unit sepeda motor yang diduga milik aparat kepolisian.

Pembakaran itu dilakukan di sejumlah Simpang Jalan sekitar Mapolres Kepulauan Meranti, diantaranya simpang Kartini, Simpang Jalan Pembangunan dan sejumlah simpang lainnya. Aparat kepolisian pun mengeluarkan tembakan peringatan untuk memaksa massa bubar. Namun, peringatan itu tidak diindahkan oleh massa.

"Bakar..bakar saja..! Kita tidak perlu takut," teriak salah seorang pendemo dari kerumunan massa itu.

Mengantisipasi memanasnya suasana, pihak Polda Riau pun menurunkan pasukan Brimob untuk mengamankan situasi di Selatpanjang. Tidak hanya itu, pasukan gabungan juga didatangkan dari Polres Bengkalis dan Siak.

Pantauan dilapangan, sekitar pukul 16.30 WIB tadi, para personil dikerahkan berjaga disetiap persimpangan jalan di sekitar Mapolres Kepulauan Meranti. Sementara itu, toko-toko di Selatpanjang terlihat ditutup pasca bentrokan.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi ini dilakukan setelah dikabarkan tewasnya AP (24 th) warga Gang Air Merah, Jalan Banglas, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang diduga telah melakukan pembunuhan terhadap Adil S Tambunan (31 th) warga Jalan Sumbersari, Selatpanjang yang merupakan salah seorang anggota kepolisian Polres Kepulauan Meranti.

Mereka meminta penjelasan kepastian dari pihak kepolisian terkait kasus pembunuhan salah seorang anggota polisi, yang mana tersangka AP juga malah ikut meninggal setelah diamankan oleh pihak kepolisian.

Aksi itu berbuntut pula dengan kejadian tewasnya Isrusli (45 th), warga Jalan Dorak, Keluarahan Selatpanjang Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, saat melakukan aksi demo di depan Mapolres Meranti. Korban diduga meninggal setelah terkena tembakan dari oknum kepolisian disaat demo mulai bentrok antara warga dan aparat.(uzi)

Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified