Rabu, 13 September 2017 08:34:00
Pengunjung Perpustakaan Daerah Inhil Cenderung Menurun
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang terletak di Jalan M. Boya Tembilahan terlihat sepi pengunjung. Sejak Januari hingga Juli 2017, tercatat pengunjung Perpustakaan baik dari kalangan pelajar, mahasiswa dan umum tidak mengalami peningkatan, bahkan cenderung menurun.
Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Inhil, H. Suharta S. Sos, MH, mengakui peningkatan pengunjung Perpustakaan Daerah ini memang tidak ada yang signifikan setiap bulannya.
"Peningkatan tidak ada yang signifikan," ujar Suharta, kepada riauone.com di ruang kerjanya, Senin, (11/9/2017).
Sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat, Suharta menyebutkan, telah melakukan upaya - upaya seperti melaksanakan program sejuta buku.
Program ini, dikatakannya, menghimpun buku-buku baca sumbangsih dari dinas/ instansi yang ada di lingkungan Pemkab Inhil.
"Menghimpun sejuta buku ini sifatnya sumbangan suka rela . Sudah ada yang menyumpang, tapi belum terdata berapa total buku yang sudah terkumpul, " ucapnya.
Selain itu, untuk meningkatkan minat baca, pihaknya juga melakukan upaya jemput bola dengan cara datang ke sekolah - sekolah setiap minggu melalui program perpustakaan Keliling.
Berdasarkan data pengunjung pada awal tahun mulai Januari 2017 jumlah pengunjung tercatat sebanyak 281 orang, Februari 452 orang, Maret 667 orang , April 531 orang, Mei 375 orang dan Juni 102 orang.
Sedangkan pada bulan Juli 2017 lalu, jumlah pengunjung umum yang datang ke Perpustakaan hanya 203 orang dengan rincian dari kalangan umum sebanyak 84 orang, mahasiswa 26, pelajar 73, anak anak 20 orang.
Salah seorang mahasiswa Unisi asal Rumbai, Halim perdana Kusuma (26), ketika ditemui saat berkunjung ke Perpustakaan tersebut berharap, pihak perpustakaan agar melengkapi sarana dan prasarana demi kenyamanan pengunjung yang datang.
"Tidak ada kipas angin dan AC yg hidup, panas sekali rasanya," ujar Mahasiswa yang datang ke Perpustakaan ini untuk mencari tugas kuliah.
Bagaimana mungkin, menurut Halim, pengunjung bisa betah datang ke perpustakaan kalau sarana dan prasarana tidak diperhatikan dan kenyamanan pembaca tidak diutamakan. Ia mengaku, merasa kurang nyaman ketika berada di ruangan perpustakaan. Namun karena dirinya harus mencari tugas kuliah, sehingga terpaksa datang ke Perpustakaan ini. (san)
Share
Komentar










