• Home
  • Riau Raya
  • Tahun Ini, Meranti Dapat 370 Unit Bantuan Stimulan Rumah Swadaya
Senin, 22 Agustus 2016 16:36:00

Tahun Ini, Meranti Dapat 370 Unit Bantuan Stimulan Rumah Swadaya

SELATPANJANG, MERANTI, ROC - Patut disyukuri ditengah berkemelutnya APBD akhir-akhir ini, ternyata tahun 2016 Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat jatah 370 unit bantuan Stimulan Rumah Swadaya dari Kemenpera RI.

Bantuan yang disalurkan melalui Satker Penyediaan Perumahan di Provinsi Riau itu berbentuk dana untuk pembelian material atau bahan bangunan rumah. Adapun pembagunannya disesuaikan dengan pula bentuk fisik maupun bahan rumah yang ada di Kepulauan Meranti.

"Ini yang pertama kalinya kita dapatkan. Sasaran daripada bantuan tersebut adalah masyarakat berpenghasilan rendah. Insya Allah, akhir bulan ini akan mulai disalurkan," ungkap Kasubbid Prasarana Fisik Bidang Fisik Bappeda Kepulauan Meranti, Fauzan Azima ST MSi, Senin (22/8/2016) di Selatpanjang.

Dijelaskan Fauzan, rumah bantuan ini dikerjakan dengan sistem kelompok yang terdiri dari masyarakat penerima bantuan. Dan, mereka (kelompok,red) juga yang menunjuk suplier atau penyedia bahan bangunan rumah yang dimaksud.

"Dana untuk membeli materialnya disalurkan langsung ke rekening bank masing-masing penerima bantuan. Sedangkan untuk pengawasan pengerjaan, kita dari Bidang Fisik Bappeda yang akan mengawasi prosesnya dari awal hingga selesai," jelasnya.

Selanjutnya, dia merincikan dari total 370 unit tersebut diantaranya, 43 unit untuk Kecamatan Merbau, 31 unit di Kecamatan Rangsang Barat, 191 unit di Kecamatan Rangsang Pesisir, 30 unit di Kecamatan Tebingtinggi Barat, dan 75 unit untuk di Kecamatan Tebingtinggi Timur.

"Jika ini berhasil, kita minta tahun depan ditingkatkan jadi 500 unit. Apalagi program ini sangat membantu disaat APBD kita (Meranti) sedang tergerus dan pembangunan sedang lesu," sebutnya pula.

Lebih jauh, Fauzan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan salah satu program dari pemerintah pusat yang disebut "Seratus Nol Seratus", yakni Seratus persen Penyediaan Perumahan, Nol persen Kawasan Kumuh, dan Seratus persen akses Penyediaan Air Bersih. Dimana, program ini sudah harus tuntas pada tahun 2019 mendatang.(uzi)

Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified