• Home
  • Riau Raya
  • 314 Santri Ikuti MTQ se-Pondok Modern, Pj Bupati : Santri Berperan Syiarkan Al Quran
Sabtu, 24 Oktober 2015 16:08:00

314 Santri Ikuti MTQ se-Pondok Modern, Pj Bupati : Santri Berperan Syiarkan Al Quran

kepala pondok Pamuji pembukaan MTQ ke-9 tingkat Pondok Modern Nurul Hidayah, Desa Pasiran, Kecamatan Bantan,
RIAUONE.COM, BENGKALIS, ROC, - Santri merupakan salah satu elemen penting dalam mensyi’arkan dan mendakwahkan nilai-nilai isi kandungan Al Quran di tengah-tengah umat Islam. Untuk itu para santri diminta untuk meningkatkan ilmu pengetahuan agama maupun umum, sehingga mampu menjadi tauladan.
           
Demikian diungkapkan Pj Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten III Setda Bengkalis, Hermanto, pada acara pembukaan MTQ ke-9 tingkat Pondok Modern Nurul Hidayah, Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Jumat malam (23/10/2015). Sebanyak 314 santri mewakili 15 kamar asrama Pondok Modern siap bermusabaqah pada perhelatan MTQ tersebut.
           
Hadir pada acara pembukaan MTQ ke-9 tingkat Pondok Modern Nurul Hidayah langsung oleh pimpinan Pondok Ahmad Pamuji, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis Ariyanto, Camat Bantan Hendrik Dwi Atmoko, Kepala KUA Bantan Mahmud, Pj Kepala Desa Pasiran Fauzan Azima, sejumlah tokoh masyarakat.
 
 “Kami sangat menyambut baik dan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pelaksanaan MTQ ke-9 Pondok Moderen Nurul Hidayah ini. Karena selain sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan, kegiatan mtq ini merupakan wahana untuk syi’ar terhadap Al quran di tengah-tengah masyarakat,” ujar Hermanto.
 
Tujuan MTQ adalah untuk mendekatkan jiwa umat Islam kepada kitab suci dan meningkatkan semangat membaca, mempelajari, serta mengamalkan Al-qur’an. Ini bermakna, bahwa melalui MTQ, setiap umat islam kembali diingatkan agar senantiasa berlomba-lomba untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas dalam membaca, mempelajari, serta mengamalkan isi kandungan Al-qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
 
Seperti diketahui bersama, Al-quran yang selalu dibaca umat islam tidak pernah mengalami perubahan, tetapi sebaliknya dunia mengalami perubahan akibat al-quran. akan tetapi adalah semata-mata disebabkan bahwa umat islam tidak mampu menerjemahkan dan atau menafsirkan Al-quran sesuai dengan perkembangan zaman modern.
 
“Mari kita jadikan pelaksanaan MTQ ke-9 Pondok Moderen Nuruh Hidayah, sebagai salah satu bagian dari upaya kita untuk memelihara kesucian Al-qur'an dan mengembangkan syiar Islam, menjadi sarana dakwah yang memberikan manfaat bagi kemaslahatan, serta bagian penting dalam mengamalkan nilai-nilai universal Islam dengan baik dan benar di tengah-tengah seluruh lapisan masyarakat,” ungkap mantan Kepala Bagian Humas ini.
 
Hermanto berharpa melalui MTQ ini, hendkanya menjadi motivasi bagi para santri harus menjadi garda terdepan dalam berdakwah untuk menangkal dampak negatif. Mengingat saat ini, generasi muda Islam, sangat rentan terpengaruh dengan hal-hal negatif, seperti pengaruh narkoba, pergaulan bebas, kenakalan remaja, pornografi dan pornoaksi. (zar/hms).
Share
Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    MTQ ke XVIII Tingkat Kota Dumai Tahun 1443 H/ 2022 M ditutup

    DUMAI - Wali Kota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, H. Indra Gunawan S.IP, M.Si menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XVI

  • 5 tahun lalu

    Wali Kota Pekanbaru Buka MTQ Kota Pekanbaru Tahun 2021

    PEKANBARU - MTQ Kota Pekanbaru ke-53 tahun 2021 akhirnya resmi bergulir, Sabtu (27/3). Pembukaan berlangsung di areal Islamic Centre, Tenayan Raya.

    Walikota Pekanbaru, Dr.

  • 6 tahun lalu

    Dunia Maya Geger Gegara Peserta MTQ Pilih Mundur karena Diminta Buka Cadar oleh Panitia MTQ

    NASIONAL, - Jagat media sosial digegerkan dengan beredarnya video mengenai salah satu peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 di Provinsi Sumatera Utara, yang diminta memb

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified