
Selasa, 16 Juni 2015 19:20:00
Bank Mandiri Serahkan Bantuan Alat Penyuling Air Bersih ke Warga Damon
RIAUONE.COM, BENGKALIS, RIAU, ROC, - Sebagai bentuk kepedulian melalui program Corporate social responsibility (CSR), PT Bank Mandiri Tbk, Selasa (16/6) menyerahkan bantuan alat penyuling air. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari masyarakat di 30 desa/kelurahan di Kecamatan Bangkalis.
Secara simbolis, penyerahan bantuan senilai Rp690 juta itu dilakukan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar kepada perwakilan warga Parit Bangkong, Kelurahan Damun.
Selain Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, turut menyaksikan penyerahan tersebut diantaranya Wakil Ketua Komisi XI DPR RI H Jon Erizal, Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rahman, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh dan Wakil Bupati H Suayatno.
Royke Tumilaar mengharapkan keberadaan alat penyuling air bertenaga listrik tersebut dapat membantu menyelesaikan permasalahan krisis air bersih di wilayah tersebut sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
“Bantuan ini merupakan realisasi kepedulian sosial kami kepada masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Bank Mandiri selama ini. Tentunya, kami berharap alat ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik agar tetap dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ungkap Royke.
Alat penyuling yang diserahkan itu, kata Royke, merupakan kreasi Professor I Gede Wenten, pakar teknologi membran dari ITB. Alat itu mampu menyuling 2.000 liter air kotor per jam menjadi air bersih siap minum.
Sambungnya, alat tersebut memanfaatkan membran ultrafiltrasi (UF) yang mampu secara sempurna menghilangkan unsur koloid, bakteri, virus dan semua partikel yang dapat menyebabkan kekeruhan dalam air dengan tetap menjaga kandungan mineral penting di dalamnya.
“Untuk meningkatkan kualitas air bersih yang dihasilkan, alat penyuling ini juga dilengkapi dengan unit karbon aktif yang dapat menghilangkan bau dan mikroorganisme terlarut dalam air yang tidak dapat tersaring oleh membran UF,” katanya.
Melalui bantuan alat penyuling ini, Royke menambahkan, Bank Mandiri juga ingin mendukung kreativitas anak bangsa dalam mencari solusi untuk memecahkan permasalahan sosial yang ada, seperti krisis air bersih.
Di bagian lain Royke menjelaskan penyerahan hibah ini merupakan bagian dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Bank Mandiri. Adapun implementasi program PKBL tersebut dilaksanakan melalui tiga pilar utama.
“Yaitu pembentukan komunitas mandiri melalui pelaksanaan program Mandiri Bersama Mandiri yang bertujuan untuk membina kelompok masyarakat/komunitas secara terintegrasi dalam hal kapasitas, infrastruktur, kapabilitas dan akses”, paparnya.
Kemudian, pencapaian kemandirian edukasi dan kewirausahaan dicapai dengan melaksanakan program Wirausaha Mandiri dan Mandiri Peduli Pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.
“Pilar yang terakhir adalah Financisl Literacy yang merupakan program edukasi masyarakat terkait pengelolaan keuangan untuk mewujudkan masyarakat yang sadar perencanaan keuangan.
Bupati Bengkalis, baik atas nama pemerintah maupun masyarakat, mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan PT Bank Mandiri Tbk dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Bengkalis tersebu.
“Semoga bantuan serupa dapat juga diberikan di kecamatan lain dan diikuti oleh perusahaan lain yang ada di daerah ini”, harap Herliyan, seraya mengingatkan warganya untuk memelihara bantuan itu dengan sebaik-baiknya. (zar/hms).
Share
Berita Terkait
A New Chapter for German Aviation: Deutsche Aircraft Opens D328eco Final Assembly Line in Leipzig
Aircall Builds on ANZ Foundation to Expand Across Southeast Asia, Names New Asia Pacific Leadership
Frank Eagleton promoted to Managing Director, Asia Pacific, and Rehan Wickremeratne app
Venionaire Capital memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara dengan menunjuk Lukas Naujack sebagai Associate Partner
Pakar M&A lintas negara memperluas jangkauan layanan konsultasinya di Malaysia, Sin
Venionaire Capital strengthens Southeast Asia presence with Lukas Naujack as Associate Partner
Cross-border M&A expert expands advisory reach across Malaysia, Singapore and South
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










