• Home
  • Riau Raya
  • Bupati Bengkalis : Remaja Mesjid Punya Kedudukan dan Peran dalam Membina Remaja Islam
Minggu, 23 November 2014 17:45:00

Bupati Bengkalis : Remaja Mesjid Punya Kedudukan dan Peran dalam Membina Remaja Islam

Herliyan Saleh Berbincang dengan Pemilik Pondok Bahrul Ulum. (hms)
riauonecom, Lubukmuda, Siakkecil, Bengkalis, - Remaja masjid memiliki kedudukan dan peranan yang sangat strategis dalam kerangka pemberdayaan dan pembinaan remaja Islam, sekaligus memiliki peran dalam memakmurkan masjid.
 
Sebagai sebuah organisasi, remaja masjid harus menjadi wadah pemersatu serta dapat membentengi dan mencegah agar generasi muda Islam tidak terlibat perilaku negatif atau kenakalan remaja.
 
“Lebih-lebih di era modern seperti sekarang ini. Remaja masjid harus benar-benar dapat wadah menjadi tempat pembinaan umat. Khususnya bagi generasi muda Islam,” papar Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh.
 
Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh mengatakan hal itu ketika menghadiri tabligh akbar di yang dilaksanakan di halaman masjid Jami’atul Mu’awwanah Dusun Sri Rahayu, Desa Kotoraja, Kecamatan Siak Kecil, Minggu (23/11/2014).
 
Tabligh akbar yang diprakarsasi remaja masjid Jami’atul Mu’awwanah tersebut diisi santapan rohani oleh KH Anwar Zahid. Tidak kurang dari 4.000 jemaah hadir dalam tabligh akbar yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut.
 
Herliyan mengatakan, sebagai alat untuk mencapai tujuan dakwah dan wadah bagi remaja muslim, maka setiap remaja masjid di daerah ini diharapkan dapat mengaktualisasikan fungsi dan peranannya sebagai lembaga kemasjidan dengan sebaik-baiknya.  
 
“Sehingga setiap aktivitas remaja masjid yang diselenggarakan dapat memenuhi kebutuhan umat secara efektif dan efisien,” sambung Herliyan, seraya mengatakan kegiatan yang digagas remaja masjid Jami’atul Mu’awwanah Kotoraja ini merupakan tabligh akbar terbesar yang dilaksanakan organisasi serupa yang pernah diikutinya.
 
Di bagian lain, Herliyan mengingatkan agar umat Islam, lebih-lebih generasi muda di daerah ini untuk waspada terhadap faham-faham aliran sesat dan ekstrim yang dapat menggoyahkan keimanan yang saat ini banyak bermunculan.
 
“Keberadaan faham-faham aliran sesat dan ekstrim harus diwaspadai bersama. Selain menyimpang dari akidah Islam, faham-faham aliran yang demikian berpotensi memecah belah kesatuan dan persatuan umat,” Herliyan, mengingatkan.
 
Pesan senada juga disampaikan KH Anwar Zahid. Menurutnya, setiap umat Islam harus waspada dan teliti terhadap berbagai aliran pemikiran dalam keagamaan yang saat ini marak bermunculan. Sebab, tidak jarang aliran tersebut menyesatkan.
 
Oleh karenanya, lanjut pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Bojonegoro, Jawa Timur, seorang muslim itu harus terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
 
“Selain itu, seorang muslim juga harus secara terus menerus memperdalam ilmu pengetahuan keagamaannya. Jika kita memiliki keimanan yang tebal serta keilmuan tentang agama yang dalam, tentu akan sulit untuk dipengaruhi," pesan Anwar di salah satu bagian santapan rohaninya. (zar/hms)
 
Share
Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Spele, tapi Banyak diantara Kita Lupa Cara Memasak Nasi yang Enak dan Pulen, Berikut Tips-nya


    DAPUR, - Memasak nasi yang enak dan pulen sebenar
  • 6 bulan lalu

    Pertandingan PSM Makassar dan Persijap Jepara Hasil Imbang, Mario Lemos Belum Puas

    BOLLA, - Pertandingan antara PSM Makassar dan Persijap Jepara telah berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025, sebagai laga pembuka BRI Super League 2025/2026. Hasil akh
  • 6 bulan lalu

    Bupati Pati dan Polemik Kenaikan PBB serta Respons Masyarakat


    NASIONAL, - Pada Selasa 5/8/2025 digelar posko donasi aksi pen
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified