
Sabtu, 17 Desember 2016 15:31:00
Bupati Hadiri Perayaan Natal Oikumene
DURI – Bupati Bengkails Amril Mukminin mengajak umat Kristiani untuk lebih menguatkan semangat perdamian yang lestari dan abadi. Saling menguatkan persaudaraan, tidak hanya di internal umat Kristiani namun juga dengan lintas agama, suku, ras maupun idiologi.
Demikian diungkapkan orang nomor satu di Negeri Junjungan ini, saat menghadiri Perayaan Natal Oikoumene yang ditaja Badan Kerjasama Gereja-Gereja se-Duri (BKSGD) di ahalam Pokok Jengkol, Duri, Jumat malam (16/12/2016).
Kedatangan orang nomor satu Kabupaten Bengkalis di Negeri Junjungan ini disambut antusias oleh Ketua Panitia Fransisca Sinambela yang juga anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dan seluruh umat Kristiani yang hadir memadati acara Perayaan Natal Oikoumene.
Hadir Camat Mandau Djoko Edi Imhar, Camat Pinggir Fahrizal, S. STP, Kapolsek Pinggir Kompol Ade Zamrah, SIK, Danramil Mandau Kapten Inf. Y Mendrofa dan seluruh umat Kristiani yang tergabung dalam Badan Kerjasama Gereja-gereja se-Duri.
Di hadapan umat Kristiani yang tergabung dalam BKGSD, Bupati Amril menyampaikan malam ini merupakan malam yang sangat istimewa bagi seluruh umat Kristiani, khususnya di Duri dan sekitarnya. Karena atas izin dan kasih sayang Tuhan Yang Maha Esa, dapat kembali merayakan Natal Oikumene.
“Perayaan natal tahun 2016 ini, makin membawa kedamaian, serta rasa cinta dan kasih sayang kepada seluruh Umat Kristiani, guna menyongsong hari esok yang lebih baik. Semoga damai, cinta, dan kasih sayang, senantiasa menyertai seluruh umat kristiani di daerah ini, khususnya di Duri dan sekitarnya,” ujar Amril
Saat ini, bangsa ini dihadapkan berbagai persoalan, seperti maraknya peredaran narkoba, korupsi dan pornografi yang melibatkan hampir semua elemen masyarakat. Begitu pula semangat untuk menjunjung tinggi Kebhinnekaan serta rasa toleransi, kian mulai memudar.
“Hal ini diantaranya dapat kita lihat bagaimana maraknya tindakan saling hujat menghujat, perang kata-kata di media sosial, meskipun kita tahu hal itu tidak semuanya benar adanya. hanya dilakukan segelintir orang yang tidak suka cinta damai,” ungkap Amril
Kondisi ini terjadi, ungkap mantan Kepala Desa Muara Basung ini, akibat adanya kekosongan moral. Ajaran suci agama yang diyakini, tidak lagi diimplementasikan secara baik dan benar, mengaku Tuhan itu ada, tetapi dalam kenyataan kesehariannya, jauh dan kian jauh dari ajarannya.
“Hal demikian tentu harus menjadi perhatian dan keprihatinan kita bersama. untuk itu, mari kita tingkatkan kembali kualitas moral masyarakat dengan nilai-nilai dan ajaran agama. sebab kami percaya, tidak satu pun agama yang diakui di negara ini, mengajarkan umatnya, terlibat dalam peredaran narkoba, korupsi, menjadi pelaku pornografi ataupun tindakan negatif lainnya,” ungkap Amril Mukminin. (zar).
Share
Berita Terkait
VinFast honored for investor relations excellence at the Asian Excellence Awards 2026
CGTN: Why the world is asking: What makes the CPC work?
BEIJING, July 04, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- On the 105th anniversary of the founding of
Hong Kong Hosts Lions International Convention for the Third Time
Over Ten Thousand International Delegates Gather in Hong Kong Confirming City's St
13th Monaco Energy Boat Challenge (8-11 July 2026): Come and discover today the technologies that will shape yachting tomorrow
MONACO, July 03, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Hulls taking off on foils plus electric, hydr
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










