• Home
  • Riau Raya
  • Johansyah : Bupati Herliyan, Pagi ini Menyampaikan Nota Keuangan dan Ranperda APBD Bengkalis 2015
Selasa, 16 Desember 2014 09:34:00

Johansyah : Bupati Herliyan, Pagi ini Menyampaikan Nota Keuangan dan Ranperda APBD Bengkalis 2015

Johansyah dan Herliyan. (ist)
riauonecom, Bengkalis, - Kepala Bagian Humas, Johansyah Syafri menjelaskan, Bupati H Herliyan Saleh, Selasa (16/12/2014) pagi ini, akan menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Ranperda  APBD)  Bengkalis 2015.
 
“Benar. Selasa pagi ini Nota Keuangan  Ranperda  APBD Bengkalis 2015 memang akan disampaikan ke legislatif. Bupati langsung yang akan menyampaikannya. Sesuai jadwal yang saya terima, Sidang Paripurna untuk itu akan digelar DPRD Bengkalis pukul 10.00 WIB”, jelas Johan.
 
Menurut mantan Kepala Bidang Kerjasama dan Promosi Penanaman Modal Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu ini, penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda APBD Bengkalis 2015 ini, merupakan tindaklanjut dari penandatangan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Bengkalis 2015 yang dilaksanakan sehari sebelumnya.
 
Memang, pada Senin (15/12/2014) siang, nota kesepakatan KUA PPAS APBD Bengkalis 2015 sudah ditandatangi eksekutif dan legislatif. Dari legislatif, selain Ketua DPRD Bengkalis H Heru Wahyudi, dua wakil Ketua DPRD Bengkalis ikut menandatangani nota kesapatan tersebut. Yaitu Kaderismanto dan Zul Helmi.
 
Sedangkan satu Wakil Ketua DPRD, yakni Indra ‘Eet’ Gunawan tidak hadir dalam acara tersebut. Sementara dari pihak eksukutif, langsung ditandatangani oleh Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh dengan disaksikan sekretaris Daerah H Burhanuddin.   
 
Pada kesempatan itu, Herliyan menjelaskan, total rancangan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 sebesar Rp4.936.823.836.540,99. Sedangkan pendapatan, katanya  sebesar Rp3.637.652.492.026,16.
 
Pendapatan tersebut, menurut Herliyan, bersumber dari pendapatan asli daerah sebesar Rp337.287.017.893,16, dana perimbangan sebesar Rp3.108.683.559.359,00, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp191.681.914.774.
 
Sedangkan belanja daerah, imbuhnya, sebesar Rp4.936.823.836.540,99. Terdiri dari belanja tidak langsung Rp1.923.492.598.997,15  dan belanja langsung sebesar Rp3.013.331.237.543,84.
 
“Sementara komponen pembiayaan berasal dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 1.299.171.344.514,83, yang terdiri dari Silpa 2014 yang diprediksi sebesar Rp. 885.808.033.708,83 dan pencairan dana cadangan sebesar Rp413.363.310.806”, papar Herliyan, kemarin. (zar/hms)
Share
Berita Terkait
  • 7 jam lalu

    Callio Therapeutics Appoints Chris Hassig, PhD, as Chief Scientific Officer

    Industry veteran brings more than two decades of oncology drug discovery leadership to
  • 8 jam lalu

    Dmitry Shubov Consulting Details Corporate Restructuring Roadmap for Inbound Asian Tech Scale-Ups

    FREMONT, Calif., Sept. 28, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Following the September 16, 2026 jo
  • 8 jam lalu

    Huawei releases world's slimmest and largest foldable smartphone



    First smartphone to run HarmonyOS 7 and include chip design breakthrough LogicFolding

    SHENZHEN, CHINA - Media OutReach Newsw
  • 8 jam lalu

    Dusit celebrates Michelin recognition across its global portfolio, led by Two-Key status for flagship Dusit Thani Bangkok

    Komentar
  •