• Home
  • Riau Raya
  • Perayaaan Natal 2014 di Kabupaten Bengkalis, Berlangsung Tenang, Herliyan : Ini Bukti Solidaritas dan Toleransi
Sabtu, 27 Desember 2014 19:53:00

Perayaaan Natal 2014 di Kabupaten Bengkalis, Berlangsung Tenang, Herliyan : Ini Bukti Solidaritas dan Toleransi

Herliyan Saleh disambut umat Kristiani

riauonecom, Duri, Bengkalis, - Perayaaan Natal tahun 2014 ini, khususnya di Kabupaten Bengkalis, berlangsung dalam suasana tenang, aman, dan damai. Suasana seperti ini dapat dibangun dan hadirkan, atas dasar sikap saling percaya dan saling menghormati.

Menurut Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, hal ini juga merupakan buktikan bahwa seluruh lapisan masyarakat di daerah semua telah makin mampu menjamin solidaritas dan toleransi di antara sesama pemeluk agama dalam kehidupan yang makin harmonis.

Selain itu, hal ini membuktikan pula bahwa kemajemukan masyarakat di Kabupaten Bengkalis dapat kita jadikan kekuatan. keberagaman yang kita miliki, dapat kita terima sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa”, ujarnya.

Dihadapan ribuan umat Kristiani di Duri dan sekitarnya, hal itu disampaikan Herliyan ketika diminta memberi sambutan pada perayaan Natal Oikumene, Sabtu (27/12/2014) malam Perayaan tersebut, dipusatkan di Aula Sola Gracia, Sebangar, Jln. Jeruk Manis, Duri, Kecamatan Mandau.

Dikatakannya, Natal mengundang setiap keluarga Kristiani untuk menjadi oase yang menyejukan. Maka, sambungnya, perayaan Natal 2014 ini oleh seluruh umat Kristiasni di daerah ini hendaknya juga benar-benar dapat memberikan kekuatan dan semangat dalam meningkatkan rasa kebersamaan dan toleransi.

“Baik itu antar sesama keluarga Kristiani, maupun antara keluarga-keluarga Kristiani dengan keluarga-keluarga umat beragama lainnya”, ujar Herliyan sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri.

Herliyan juga mengajak seluruh umat Kristiani di daerah memperkokoh kerukunan kehidupan dengan penuh toleransi, saling menghargai, serta saling menghormati dan mengasihi. Karena hal tersebut, katanya, merupakan modal sosial yang sangat diperlukan dan turut menentukan percepatan dan keberhasilan pembangunan di daerah ini.

“Jadikan agama yang kita yakini sebagai alat untuk melakukan kebaikan, sehingga seluruh masyarakat di daerah ini hidup rukun, saling menghormati dan sejahtera. Hanya dengan cara demikian kita dapat membangun daerah ini secara berkesinambungan”, pesan Herliyan. (zar).

Share
Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System


    THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
  • 6 hari lalu

    Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki

    Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
  • 6 hari lalu

    Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine

    ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
  • 7 hari lalu

    Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%

    Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified