Senin, 26 Oktober 2015 16:45:00

STIE Syariah Bengkalis gelar Wisuda Sarjana VII

Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Bengkalis, H Hermanto Baran menyerahkan piagam penghargaan kepada lulusan Cumlaude Wisuda Sarjana VII STIE Syari'ah Bengkalis
RIAUONE.COM, BENGKALIS, RIAU, ROC - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syari'ah Bengkalis menggelar sidang senat terbuka Wisuda Sarjana VII di Gedung Cik Puan, Senin (26/10/2015). Wisuda tahun ini Sebanyak 187 lulusan yang terdiri 131 mahasiswa Program Pendidikan (Prodi) Akuntansi Syari'ah dan 56 mahasiswa Prodi Perbankan Syari'ah.
 
Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie yang diwakili Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Bengkalis, H Hermanto Baran dalam sambutannya menantang para lulusan STIE Syariah Bengkalis agar kedepannya tidak hanya menjadi pencari pekerjaan, tetapi harus bisa menjadi pencipta lapangan pekerjaan.
 
"Para lulusan sebuah Perguruan Tinggi (PT) dimanapun, tidak terkecuali STIE Syari'ah Bengkalis saat ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan ijazah dalam mencari pekerjaan, tapi harus memiliki kompetensi dan keterampilan yang mumpuni, sehingga dapat terserap pasar kerja dengan cepat. Terlebih pada pada tahun 2015 ini, kita menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)" ujar Hermanto saat membacakan sambutan tertulis Pj Bupati Bengkalis.
 
Selain itu, Penjabat Bupati juga meminta agar lulusan STIE Syari'ah di harapkan jangan hanya berpikir hanya untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pola pikir seorang sarjana ingin menjadi PNS perlu dihilangkan sebab bukan tidak diterima lagi tetapi peluang sudah cukup kecil, peluang sarjana lulusan itu bisa sukses dan mandiri adalah dengan membuka lapangan kerja.
 
"Kalian dituntut untuk berpikir bagaimana supaya mampu ikut berkiprah membangun negeri ini, tanpa harus berharap banyak menjadi seorang PNS. Lebih mulia lagi jika saudara-saudara punya mindset sebagai entrepreneurship untuk menciptakan lapangan kerja yang bermanfaat bagi orang banyak", ingat Ahmad Syah.
 
Dihadapan 187 lulusan, Ahmad Syah juga meminta agar setelah menyandang gelar kesarjanaan, bukan berarti berhenti untuk belajar. Sebab, setiap saat kita dituntut untuk terus belajar dan menambah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
 
"Jika kita tidak mengikutinya, dikhawatirkan kita tidak akan pernah menang dalam persaingan global, selalu menjadi pecundang bukan petarung sejati. Bukan hanya menjadi penonton, tetapi bisa jadi malah menjadi penumpang di negeri sendiri" pungkasnya.
 
Untuk lulusan Cumlaude angkatan VII dari Prodi Akuntasi Syari'ah atas nama Eli Mardina dengan IPK 3,52 dan Resmawati Fatma Isandi dengan IPK 3,78 dari Prodi Perbankan Syari'ah. (zar/hms).
 
Share
Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Tulisan ini Viral Kritisi Soal Penyelenggaraan Acara Wisuda Anak TK hingga SD, Warganet Beri Tanggapan Pro dan Kontra


    NASIONAL, PENDIDIKAN,, -  Viral di media sosial unggahan seorang warganet Facebo

  • 9 tahun lalu

    Ayah Penyandang Difabel Dampingi Anak Wisuda, Kisahnya Menyentuh Hati

    SOSIALITA, - Ayah ini bernama Alexandre Jose da Silva. Meski kondisi fisiknya tak sempurna, ia tak pernah putus asa untuk memberikan yang terbaik bagi anak
  • 9 tahun lalu

    Santri Ponpes Daarun Nahdhah Bangkinang Diwisuda

    PEKANBARU - Momentum pelaksanaan wisuda para santri Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau disambut gembira oleh Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi
  • 9 tahun lalu

    Besok, 313 Mahasiswa UNISI Diwisuda

     
    RIAUONE.COM, TEMBILAHAN -  Sebanyak 313 mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) akan menjalani prosesi wisuda pada Convocation ke-IX tahun
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified