- Home
- Riau Raya
- Disnakertrans Dumai Surati Perusahaan “Satpam Tak Dibenarkan Menjadi Anggota Serikat Pekerja”
Senin, 08 Januari 2018 19:50:00
Disnakertrans Dumai Surati Perusahaan “Satpam Tak Dibenarkan Menjadi Anggota Serikat Pekerja”
DUMAI - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai mengeluarkan surat edaran kepada seluruh perusahaan di kota Dumai. Intinya mempertegas bahwa Satpam bukan anggota Serikat Pekerja (SPSI, SBSI dan sejenisnya)
Hal tersebut sesuai Surat Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia (Menaker RI) dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Nomor; B/194/I/2013/Baharkam tanggal 28 Januari 2013 tentang Satpam bukan anggota Serikat Pekerja.
“Satpam bukanlah anggota serikat pekerja dan tidak dibenarkan menjadi anggota organisasi serikat pekerja” tegas Kepala Disnakertrans Kota Dumai H Suwandi SH M.Hum dalam surat edaran yang dikirim ke sejumlah perusahaan BUMN, BUMD maupun perusahaan swasta di Dumai.
Surat Edaran tersebut tembusannya dikirim kepada walikota Dumai, DPRD Kota Dumai, Disnakertrans Provinsi Riau serta Kapolres Dumai di Dumai.
Sehubungan dengan keputusan Menaker RI dan Kapolri tersebut, kata Suwandi, seluruh perusahaan dan Serikat Pekerja/ Serikat Buruh (SP/SB) di kota Dumai untuk tidak mengikutsertakan security perusahaan atau anggota pengamanan di perusahaan menjadi pengurus maupun anggota SP/SB.
“Acuan kita mengeluarkan surat edaran ke perusahaan untuk menegaskan bahwa Satpam tak dibenarkan menjadi anggota SP/SB adalah Keputusan Bersama Menaker RI dan Kapolri Itu,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya (Disnakertrans) Dumai tak ada kepentingan dalam hal itu. Hanya saja, Keputusan Bersama Menaker RI dan Kapolri tertanggal 28 Januari 2013 tersebut belum pernah dibatalkan, sehingga dianggap masih berlaku.
“Kami tak ada kepentingan dalam hal ini,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Perselisihan Hubungan Industri dan Persyarakat Kerja Disnakertrans Dumai Muhammad Fadhly SH Senin (8/1/2018). (jon/zar).
Share
Berita Terkait
ArrayPatch Completes Oversubscribed EUR 3.2 Million Seed Financing to Advance Next-Generation Microneedle Therapeutics
CGTN: Dialog Wali Kota Global menegaskan kembali komitmen Tiongkok terhadap keterbukaan
Asia Left Behind: Ten international companies have yet to report delivering on their cage-free egg pledges across the region
Source: Malayang Manok Philippines
Wood Mackenzie: One in five refineries at closure risk as global oil demand peaks in 2032
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










