- Home
- Riau Raya
- Komisi III DPRD Inhu Panggil PLN, Banyak alat elektronik masyarakat rusak akibat arus tidak stabil

Kamis, 15 Januari 2015 19:50:00
Komisi III DPRD Inhu Panggil PLN, Banyak alat elektronik masyarakat rusak akibat arus tidak stabil
riauoecom, rengat, roc, - Tindak Lanjut keluhan masyarakat tentang pelayanan PLN yang melakukan pemadaman bergilir akhir- akhir ini, maka DPRD melalui komisi III Lakukan Hearing (dengar pendapat- red-) dengan pihak terkait di ruang Banmus.
" Dengar pendapat ini berdasarkan penyampaian keluhan masyarakat dan sejumlah kepala Desa di Kecamatan Lirik beberapa waktu lalu " sebut ketua Komisi III DPRD kab Inhu R Irwantoni saat didampingi wakil ketua DPRD Adila Ansori saat memimpin hearing diruang Banmus.
Dikatakannya, pemanggilan pihak terkait guna mengetahui kondisi kelistrikan yang ada dan guna mengatasi kebutuhan listrik masyarakat, pihak terkait dimaksud diantaranya pihak PT PLN, Distamben, dan pihak PLTMG.
Menurut Ketua Forum kades Kecamatan Lirik, Wagiono yang didampingi Arifin ketua forum Kades Kabupaten Inhu itu
Pada Dengar pendapat yang digelar diruang Banmus menyebutkan masyarakat merasa resah dan merasa dirugikan akibat pemadaman yang dilakukan dengan tidak beraturan oleh pihak PLN .
Dikatakannya, banyak alat elektronik masyarakat yang rusak akibat arus tidak stabil, hal ini sangat meresahkan dan sangat merugikan masyarakat. pada satu sisi masyarakat dituntut pembayaran listrik dengan tepat waktu , sedangjkan dipihak PLN juga selalu memutus Arus jika masyarakat menunggak ," Keluhan dan pengaduan semacan ini kerap kita terima dari masyarakat" ucapnya.
Pihak PT PLN melalui manager pembangkit Arif Supriayadi di ruang Banmus
menjelaskan, saat ini PLN area Rengat dari sejumlah mesin yang tersedia hanya mampu menyalurkan 30.500 kw sedangkan kebutuhan disaat beban puncak kebutuhan listrik di dua rayon air molek dan rayon kota rengat membutuhkan beban 41.000 Kw.
Dikatakannya, dari kekurangan daya itu pihak PLN sudah berencana menambah sejumlah mesin yang rencananya di tempatkan di mesin PLTD kota lama sebesar 5 MW, selain itu rencana pelelangan penambahan daya sebesar 10 MW yang rencananya akan ditempatkan di belakan Mesin PLTMG Lirik, " rencananya oktober 2015 " sebut supriyadi.
Direktur PT WK pengelola PLTMG Chandra, Melalui stafnya Hendra diruang Banmus menjelaskan "PT WK hanya menjual arus kepada PT PLN" sebutnya.
Dibenarkannya, dari 7 unit mesin PLTMG saat ini yang operasi sebanyak 6 unit sedangkan satu unit saat ini dalam proses perbaikan, sebutnya. (ari)
Share
Berita Terkait
Galatasaray Vs Lazio Live Streaming, Pre-Season Club Friendly: When, Where To Watch Football Match
BOLLA, - Galatasaray host Lazio for their fifth pre-season club friendly
Usai Geger Kasus Korupsi Pertamina Rp193 Triliun, Kini Giliran PLN diterpa Isu Korupsi Nilai-nya Rp1,2 Triliun
NASIONAL, - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortast
Mahal-nya Tarif Listrik? Pengumuman Besaran Tarif Listrik Jelang Jokowi Lengser
NASIONAL, Jakarta - Pemerintah melalui Kementeria
PLN Sebut Orang Kaya Nikmatin Subsidi Listrik juga
BISNIS, NASIONAL, - PT PLN (Persero) mengungkapka
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










