Kamis, 23 Februari 2017 07:29:00
APBD Kuansing Tak Kunjung Masuk, Cak Mus: Negeri Ini Tak Jelas Ujung Pangkalnya
TELUKKUANTAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan Singingi (Kuansing), mendorong agar Pemerintah Kabupaten Kuansing segera memasukkan draf KUA-PPAS. Sebab, hingga kini Pemkab Kuansing tak kunjung menyelesaikannya.
"Negeri ini tak jelas ujung pangkalnya. APBD belum ada, tapi kegiatan sudah jalan. Lantas, darimana uangnya?" ujar Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi, SAg, Rabu (22/2/2017).
Pria yang akrab disapa Cak Mus ini mempertanyakan kegiatan seremonial yang sering dilakukan Pemkab Kuansing. Seperti kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan. "Anggaran mana yang mereka pakai?"
"Makanya saya bilang, negeri ini sudah tak jelas. Saya pikir, pemerintah punya telinga, punya mata untuk melihat kondisi saat ini. Lantas, mengapa dibiarkan?" tambah Cak Mus.
Ia menegaskan, bahwa DPRD sudah tiga kali mengirim surat kepada Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, MSi supaya segera menyampaikan draf KUA-PPAS untuk dibahas.
"Kuansing ini sudah sangat terlambat. Di Indonesia, Kuansing ini paling lambat."
"Sebenarnya, para kepala dinas dan pegawai sudah menjerit. Kalau bisa melolong ke langit, mungkin mereka sudah melolong. Tapi, PNS ini kan seperti 'Si Bisu', bisa merasakan tapi tak bisa mengatakan," ujar Cak Mus.
Seharusnya, lanjut dia, Mursini selaku kepala daerah harus memilah-milah mana prioritas utama dan mana yang tidak. Untuk saat ini, prioritas Mursini adalah menyusun APBD. "Bukan malah Musrenbang. Musrenbang bisa kapan saja dilaksanakan."
"Yang wajib ini (APBD) dulu dikerjakan, baru yang lain. Hasil Musrenbang 2016 saja, belum tentu masuk pada APBD 2017, kok sudah memikirkan 2018. Kan aneh tu," ujar Cak Mus didampingi Anggota DPRD Kuansing, Andhy Manzauri.
Dua anggota DPRD tersebut berharap pemerintah lebih dewasa dalam menyikapi persoalan yang terjadi. Sebab, Dendam politik tidak akan menyelesaikan masalah.
"Kita juga minta masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, guru, tokoh Kuansing yang ada di Pekanbaru, aktivis mahasiswa mempertanyakan APBD ini kepada saudara bupati. Mana orang-orang yang kritis di facebook tersebut? Kenapa bungkam ketika APBD tak selesai oleh bupati? Bicara dong. Tanyakan itu sama bupati, jangan hanya pandai menyalahkan DPRD," jelas Cak Mus. dilansir goriau.
Sementara itu, Fahrizal Syabda selaku Plt Kepala Bappeda dan Litbang Kuansing beberapa waktu lalu menyatakan bahwa APBD sedang disusun.
"Namun, kita sedang menyelesaikan evaluasi Perda RPJMD. Kalau itu tidak selesai, kita takut Perda-nya bisa batal. Makanya, kita fokus untuk menyelesaikan dalam minggu ini," ujar Fahrizal beberapa hari lalu. (*).
Share
Berita Terkait
APBD Kuansing 2020 Rp1,2 triliun
KUANSING,RIAUONE.COM,- Di menit - menit terakhir menjelang berakhirnya waktu batas akhir pengesahan RAPBD Kuansing tahun 2020, Waka I DPRD Kuantan Singingi Zulhendri Najar
Bupati Kuansing Proyeksi APBD tahun 2019 mencapai Rp1,276 trilyun
KUANSING,- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada tahun 2019 mendatang meningkat dari tahun 2018 ini sebesar 13.53 persen.
<APBD-P 2017 Kuansing Sah, Eks Honorer Kuansing bersedih
KUANSING, - Untuk Pengesahan APBD-P Kuansing tahun 2017 telah terlaksana Rabu (9/11/2017) sekitar pukul 15.30 wib. Pengesahan APBD-P Kuansing 2017 ini meninggalkan rasa sed
Bappeda & Litbang, Akan Gesa Penyusunan APBD Perubahan
KUANSING,- Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kuantan Singingi dalam waktu dekat akan memulai Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Bela
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










