• Home
  • Riau Raya
  • Pusat Anggarkan Rp27 Miliar untuk Aliri Listrik Lima Kecamatan di Kuansing
Sabtu, 06 Februari 2016 11:08:00

Pusat Anggarkan Rp27 Miliar untuk Aliri Listrik Lima Kecamatan di Kuansing

TELUKKUANTAN, KUANSING, RIAU, - Di Kabupaten Kuansing saat ini masih ada sejumlah desa di lima kecamatan yang masih belum dialiri listrik. Seperti Desa Sei Besar Hilir sampai Desa Perhentian Sungai dan Desa Sitiang Kecamatan Pucuk Rantau. Selanjutnya Desa Pangkalan Indarung Kecamatan Singing dan Desa Sei Paku sampai Desa Tanjung Pauh Kecamatan Singingi Hilir, serta Desa Simpang Kampar Kecamatan Logas Tanah Darat.
 
Untuk mengaliri listrik ke sejumlah desa tersebut diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp27 miliar lebih dengan rincian untuk pembangunan jaringan tegangan menengah dan jaringan tegangan rendah serta pembangunan transformator distribusi.
 
Berdasarkan pertemuan Wakil Bupati Kuansing Zulkifli dengan Direktur Pengembangan PLN dan Kepala Bappenas RI Sofyan Djalil di Jakarta, pihak PLN berjanji akan memasukkan dalam anggaran APBNP 2016.
 
"Alhamdulillah untuk mengaliri listrik ke sejumlah desa itu akan dianggarkan pada APBNP tahun 2016 mendatang. Itu janji mereka," kata Wabup Zulkifli.
 
Wabup Zulkifli merasa bersyukur dengan bantuan tersebut. Karena jika sudah terealisasi pembangunan jaringan untuk sejumlah desa itu, maka tidak ada lagi desa di Kuansing yang belum dialiri listrik. 
 
"Kita bersyukur atas niat baik pemerintah membantu Kuansing," kata Zulkifli.
 
Bantuan DED Selain memohon bantuan untuk pembangunan jaringan listrik ke pemerintahan pusat, Zulkifli juga berjuang untuk mendapatkan bantuan untuk Kabupaten Kuansing untuk mengembangkan sejumlah objek Wisata di Kuansing. 
 
Sebab kata dia, Kabupaten Kuansing memiliki banyak potensi wisata, baik wisata alam, budaya dan lainnya. Guna mengakomodir pengembangan wisata, agar bisa dimanfaatkan menjadi salah satu sektor ekonomi masyarakat, dibutuhkan anggaran yang cukup signifikan. Dan untuk mengembangkan sektor tersebut diperlukan kerjasama yang konstruktif.
 
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Bupati Kuansing Zulkifli saat berkunjung ke kantor kementerian pariwisata, Rabu (3/2/16) kemarin. Dalam kunjungan itu, Wabup Zulkifli meminta arahan terkait pengembangan sejumlah sektor pariwisata yang ada di Kuansing agar lebih baik dan bisa mendatangkan berkah bagi seluruh masyarakat.
 
"Untuk mengembangkan sektor wisata ini, kita perlu bantuan pemerintahan pusat. Sebab, Kuansing cukup banyak memiliki potensi wisata andalan yang memerlukan sentuhan pembangunan," kata Zulkifli kepada riauterkinicom di Jakarta.
 
Kendatipun Pemerintahan Kuansing sudah lama merencanakan pengembangan sektor wisata ini, ternyata Kuansing belum memiliki Detail Engineering Desain (DED) pengelolaan potensi wisata tersebut. Padahal jika DED nya sudah ada maka diyakini bantuan untuk pengembangan objek wisata tersebut mendapatkan kucuran dana dari APBN.
 
"Selain itu kami juga meminta bantuan biaya dalam pembuatan DED nya. Nilainya diperkirakan sebesar Rp3 miliar," papar Zulkifli.
 
Dijelaskan dia, Kabupaten Kuansing memiliki banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan, seperti Air Terjun Tujuh Tingkat Batangkoban Lubuk Ambacang, Air Terjun Guruh Gemurai di Kasang, lokasi arung jeram di Singingi, Air Terjun di Muara Lembu dan masih banyak yang lainnya. 
 
Namun, karena tidak adanya anggaran yang disediakan oleh pemerintah sehingga pembangunan itu tidak bisa dilakukan dengan optimal.“Kalau potensi wisata ini berkembang, maka hasilnya juga akan sangat berdampak positif ke masyarakat, kemudian objek wisata ini juga akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retrebusi," pungkasnya. (rtc/roc).
Share
Berita Terkait
  • 5 tahun lalu

    Dinas Sosial Riau Siap Fasilitasi Bantuan dari Pemerintah Pusat

    PEKANBARU - Pemerintah provinsi Riau melalui Dinas Sosial (Dinsos) siap untuk memfasilita
  • 8 tahun lalu

    Hutang DBH Pusat ke Riau Capai Rp1,7 Triliun

     
     
    PEKANBARU, - Pemerintah pusat hingga kini belum menuntaskan pembayaran tunda salur atau hutang Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi da
  • 9 tahun lalu

    Dihadapan Mendagri, Wawako Dumai Sebut Pemerintah Pusat Pembohong dan Maling

    JAKARTA - Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo dihadapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa Pemerintah Pusat pembohong dan maling. Hal itu terkait masalah dana
  • 9 tahun lalu

    Diplesetkan Jadi Partai Pendukung Penista, Ini Kata Sekjen PPP

    RIAUONE.COM, SURABAYA - Sekjen PPP kubu Romahurmuziy (Romi) Arsul Sani terlihat santai menanggapi meme negatif yang menyerang partainya di sosial media (sosmed). PPP yang s
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified