Senin, 03 November 2014 15:33:00

Blokir SPBU, Mahasiswa UR Tolak Kenaikan BBM

(net)
riauonecom, Pekanbaru, roc, - Rencana pemerintah menaikan harga BBM mulai memunculkan protes. Seperti yang dilakukan puluhan aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universias Riau (UR) di Pekanbaru, Senin (3/11/14). Mereka menggelar aksi turun ke Jalan HR Soebrantas.
 
Selain membentang sejumlah spanduk dan melontarkan orasi protes, para mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk bersatu menentang rencana pemerintah yang dipastikan akan menambah kesulitan hidup masyarakat. 
 
Selain itu, para pendemo sempat melakukan aksi pemblokiran pintu masuk SPBU yang berlokasi di depan Pasar Panam. Beruntung aksi tersebut tidak berlangsung lama, setelah sejumlah polisi meminta mereka mengakhiri aksi peblokiran. 
 
Koordinator lapangan aksi tersebut Asnawir menegaskan, mahasiswa akan berdiri di garda terdepan untuk menentang setiap rencana kebijakan pemerintah yang berpotensi menyengsarakan masyarakat. 
 
“Menaikan harga BBM dipastikan akan membuat masyarakat semakin sengsara. Karena itu, kami menuntut pemerintah membatalkan dan mencari solusi lain untuk menyelamatkan APBN,” tuturnya. 
 
Rencana menaikan harga BBM, lanjut Asnawir merupakan bukti bahwa Presiden Joko Widodo membohongi masyarakat di awal kepemimpinannya. Mengingat, saat kampanye ia berjanji tidak akan memangkas subsidi untuk BBM. (rtc/abu)
Share
Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Lucu, Punya Sumur Minyak, Bengkalis Krisis BBM, Masyarkat Beli Pertamax Rp20 ribu per-Liter

    Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan pada Disperindag
  • 4 bulan lalu

    Riau, Kabupaten PENGHASIL MIGAS Ini Kerisis BBM, Hampir 1 Pulau ini tidak ada BBM "Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi"

    BENGKALIS, - Beberapa pekan ini, tidak menentu kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis
  • 11 bulan lalu

    Embark on a Dream Journey: "Thai'd Up This Summer" with Amazing Thailand 2025


  • 11 bulan lalu

    Buat Kamu Pecinta Makan Yang Satu ini Hati-hati, Dampak Buruk Mengonsumsi Seblak secara Berlebihan


    Komentar
  •