• Home
  • Riau Raya
  • Sejak di serang Kantor KAHMI dan HMI Riau Lumpuh , Aliran Listrikpun di putus
Minggu, 19 Oktober 2014 20:51:00

Sejak di serang Kantor KAHMI dan HMI Riau Lumpuh , Aliran Listrikpun di putus

meteran listrik kantor HMI
riauonecom, roc, - Hinga kini penyerang Kantor Korp Alumni HMI dan HMI Riau itu belum terungkap sehinga Aktivitas lumpu yang tersisa hanya bekas pecahan kaca dan listrikpun di putus PLN.
 
Kantor bersama KAHMI Riau dan HMI sejak terjadi penyerangan beberapa waktu lalu, hingga saat ini belum terungkap pelakunya. Tentunya ini menjadi tugas aparat hukum untuk mengusut siapa pelakunya.
 
Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Ahmad Efendi Ketika di hubungi meminta aparat hukum untuk mengungkap pelakunya. Ahmad menilai persoalan perusakan kantor Kahmi dan HMI merupakan bentuk teror kepada organisasi mahasiswa Islam ini. Kita tetap akan kawal proses hukumnya ujar Ahmad.
 
Pantauan Riauone dilapangan kantor HMI di jalan melayu Arengka itu terlihat sepi masih terlihat bekas pecahan kaca akibat perusakan oleh orang yang tidak di kenal, bahkan aktifitas KAHMI dan HMI lumpuh total dikantor tersebur. Bahkan kilometer listrikpun di cabut PLN. (abu)
Share
Berita Terkait
  • 12 jam lalu

    Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki

    Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
  • 12 jam lalu

    Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine

    ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
  • kemarin

    Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%

    Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
  • satu bulan lalu

    Air India Partners with Volantio to Enhance Passenger Experience

    India's leading global airline now uses Volantio's demand reallocation platform to improve flight capacity management

    Komentar
  •